Bogor, KabariNews.com – Kematian sang Raja Pop Michael Jackson memang sempat mengejutkan para penggemarnya di seluruh pelosok dunia.

Berita meninggalnya sang mega bintang menjelang konsernya tersebut hingga saat ini masih banyak mengundang kontroversi, mulai dari dugaan pembunuhan hingga over dosis menghampiri misteri kematian Jacko.

Selain mengundang banyak pertanyaan seputar kematian sang mega bintang tersebut dari berbagai pihak, ternyata juga membawa inspirasi seorang siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bogor, Jawa Barat, untuk melakukan penelitian ilmiah mengenai misteri kematian pelantun “Black or White” tersebut.

Oki Novendra (17), siswa SMAN 1 Bogor inilah yang mencoba mengungkapkan kematian sang Raja Pop tersebut melalui rumus matematika.

Oki mengungkapkan, bahwa dirinya sangat mengidolakan Michael Jackson, sehingga saat Ia mengikuti Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tingkat Dunia ke-17 yang digelar di Grand Bali Beach, Sanur, Bali, pada tanggal 13 April 2010 silam, ide Oki untuk mengangkat misteri seputar kematian Michael Jakson melalui rumus matematika ternyata mengantarkannya ke posisi pertama juara lomba tersebut dalam kategori Penelitian Bidang Matematika.

Oki mengungkapkan, bahwa bahan-bahan penelitiannya tersebut ia dapatkan dari berbagai literatur serta informasi seputar pengendapan obat dalam darah, yang selanjutnya ia kembangkan sendiri dengan mengaitkannya dengan berbagai informasi seputar misteri kematian Michael Jackson.

Oki menjelaskan, sebelumnya ia juga pernah berdiskusi dengan salah seorang dosen di Universitas Indonesia pada bulan Januari 2010 lalu sebelum akhirnya membuat rumus matematika yang mengangkat seputar kematian Michael Jackson tersebut.

Ia juga menambahkan, bahwa rumus matematika yang digunakannya tersebut adalah rumus turunan diferensial.

“Saya mencoba gunakan rumus matematika, rumus turunan diferensial. Yakni dy/dx = -ky. Atau artinya y berbanding dengan x akan menghasilkan ky. Y itu sendiri merujuk pada obat, kalau x pada waktu,” ujar siswa kelas X.6 tersebut.

Putra pasangan Hedrayanto dan Noviarti ini juga menuturkan, bahwa rumus yang digunakannya merupakan salah satu rumus yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan juga paling mudah diingat.

Menurutnya, kematian Michael Jackson ini sangat berhubungan erat dengan dosis obat yang diminumnya. Dari hasil rumus turunan diferensial tersebut, Oki menilai bahwa jika pasien mengkonsumsi obat tetap serta waktunya sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh dokter, maka tingkat konsentrasi obat tersebut tidak akan naik dan efek pengendapan obat dalam darah si pasien tidak tinggi.

“Michael Jackson minum obat agar ia terlihat tampil prima saat akan naik panggung. Obat yang dikonsumsi Michael menimbulkan efek samping karena jumlah dosis dan waktu mengkonsumsinya berlebihan, sehingga terjadi pengendapan obat dalam darah dan mengganggu sistem kerja syaraf tubuh, karena sudah di atas batas aman,” ujarnya.

Oki juga menambahkan, bahwa berdasarkan informasi yang Ia dapatkan dari internet, diketahui bahwa Michael Jackson seringkali menggunakan Demerol, yakni obat penghilang rasa sakit, bahkan Michael Jackson mengkonsumsi obat tersebut empat jam sekali, dan saat akan konser Michael sering menggunakan obat tersebut untuk meningkatkan staminanya, sehingga menimbulkan efek samping yang berujung pada kematian sang mega bintang.

Lomba Penelitian Ilmiah Remaja ini diakui Oki diikuti oleh lebih 100 orang peserta dari 13 negara. Oki sendiri berhasil membawa pulang medali emas.

Untuk share
artikel ini klik www.KabariNews.com/?34805

Untuk
melihat Berita Indonesia / Khusus lainnya, Klik disini

Klik disini
untuk Forum Tanya Jawab

Mohon
beri nilai
dan komentar di bawah
artikel ini

_____________________________________________________

Supported

by :


About The Author

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.


tiga − 2 =