kabari flag 2
 
 
 Web  Majalah Kabari 
 
Podcast: Aku Diusir Suamiku...
Rate This Article:
14
ABOUT THE AUTHOR

Memiliki keluarga bahagia adalah dambaan semua insan, termasuk Citra (nama samaran, red), wanita yang rela melepas kariernya demi berkumpul dengan keluarga tercinta. Citra termasuk wanita sukses, memiliki beberapa usaha yang cukup berkembang.

Karena bujukan anak tercinta, Citra akhirnya memutuskan untuk menemui keluarganya di Amerika. Dari situ awal perubahan terjadi, sang suami yang awalnya begitu mencintainya dan perhatian berubah menjadi sangat tidak menyukainya.

Dua bulan, Citra membantu suaminya mengurusi perusahaan di Amerika, tapi ia mengaku sering diperlakukan tidak pantas oleh suaminya dihadapan semua karyawan. Perlakuan itu tidak hanya di kantor, dirumah pun Citra diperlakukan tidak pantas. Citra seakan tidak diharapkan dirumah, semua tingkahnya dikomentari dan jarang mendapat perlakuan nyaman.

Setiap pertengkaran yang terjadi, Citra mengaku kerap diusir, namun demi pertimbangan anak, citra tetap bertahan.

Berpisah

Siapapun tidak akan tahan jika setiap hari diperlakukan tidak baik, begitu juga Citra, perkataan dan perlakuan kasar suaminya membuat ia sedih dan tidak tahan.

Kekerasan dalam rumah tangga yang dialaminya, semakin hari semakin membuat ia ingin mengakhiri semuanya. Entah apa yang sudah terjadi dengan suaminya?

Citra akan menceritakan kisah perlakuan tidak menyenangkan selama hidup dengan suami yang dulu pernah mencintainya...

Untuk mendengar curahan hatinya silakan klik www.KabariForum.com/a5

Untuk share artikel ini, Klik www.KabariNews.com/?33846

Untuk melihat Best Forum / Amerika lainnya, Klik disini

Untuk Tanya Jawab tentang Artikel ini, Klik disini

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini

______________________________________________________

Supported by :

Post A Comment
* Indicates required information
Comment Title:
* Comments:
Nickname:
* Validation:
Comments 9 comments for this article
Added: October 16, 2009. 07:48 AM GMT
Bukan main
per tama2 saya mengucapkan banyak terima kasih atas comment anda . secara tdk langsung anda membantu saya dalam hal moral . Semoga Tuhan memberkati anda dan keluaga anda .
Salam sejahtera dari saya .
Mrcl
Added: October 16, 2009. 07:43 AM GMT
Perem,puan tolol
Terima kasih atas comment anda . Hidup ini tdk boleh mementingkan diri sdr . Org lain saja kita harus bantu . Apalagi anak sendiri . But anyway sy sdh pisah rmh hanya kt blm cerai. Anak2 blm setuju.
Sekali terima kasih atas commentnya.
Anonymous
Added: October 16, 2009. 07:38 AM GMT
tabah
Hi kawan anda bisa menghub saya melalui kabari . Sementara ini anda tabah dan sabar dulu . Banyak berdoa .
Salam.
Anonymous
Added: October 16, 2009. 07:11 AM GMT
tabah
hai teman,aku mendengar cerita kamu,mebuka luka hatiku kembali,begitulah memang nasib sprti kita,aku ingin kenal kamu lebih dkt,bagai mana caranya,karna kita senasip
Anonymous
Added: October 16, 2009. 07:11 AM GMT
tabah
hai teman,aku mendengar cerita kamu,mebuka luka hatiku kembali,begitulah memang nasib sprti kita,aku ingin kenal kamu lebih dkt,bagai mana caranya,karna kita senasip
Anonymous
Added: October 14, 2009. 05:16 PM GMT
Nasib kita sama
Sooner is better, but better late then nothing. Tidak seperti diriku karena tidak mempunyai quality masih bertahan dengan pernikahanku, Walaupun berat menjalaninya.
Anonymous
Added: October 10, 2009. 03:33 AM GMT
test
Anonymous
Added: October 09, 2009. 03:26 AM GMT
perempuan tolol
katanya sarjana kok digituin sama suaminya masih mau bertahan demi anak. lah anaknya sendiri sampai mau bunuh diri karena stress waktu tinggal sama bapaknya. kok bakalan syok kalo ibunya cerai sama bapaknya yang jahat gitu? ah dasar aja masih cinta suami lalu alasannya demi anak.
Anonymous
Added: October 05, 2009. 08:06 PM GMT
BUKAN MAIN
Bukan main saya salut sekali dengan ketabahan ibu tsb semoga Tuhan memberkati dan memberi kekuatan menghadapi cobaan hidup ini. Setahu saya di Bible tidak tertulis kalau istri harus tunduk sama suami kecuali di Al Quoran mungkin ibu Citra salah menafsirkan dalam Kristen laki dan perempuan dipersatukan Allah dalam perkawinan agar hidup bersama abadi dan berbagi suka maupun duka . Benar2 keterlaluan sifat suami spt itu yang sama sekali tidak mau berubah sepertinya sifat jeleknya sudah merupakan cacat lahir . Kalau buat saya keluarga (anak istri )diatas se-gala2nya . Semoga Tuhan selalu beserta anda ibu Cita.
marcellus
Google