Ibu pasti lebih sering berada di rumah. Ibu akan mendampingi anak ketika ada di rumah. Mungkin ini juga alasan, kenapa anak lebih dekat pada ibu ketimbang ayahnya. Kesibukan lain sang ibu bukan hanya mengurus keperluan si anak. Semakin bertambah usianya apalagi sudah mulai sekolah, ibu juga dituntut punya waktu ekstra untuk menemani anak belajar. Tak jarang kegiatan ini banyak menguras tenaga, pasalnya banyak anak yang ‘malas’ belajar, karena keasikan main atau menonton televisi.

Cara mengatasi anak yang malas belajar

Ada saja ibu yang mengeluh, karena sulit mengarahkan anaknya untuk belajar. Bagaimana mengatasinya? Ada beberapa hal yang perlu diketahui agar anak menurut dan menyelesaikan pekerjaan belajarnya.

Sebagai ibu Anda harus tetap bisa menjadi seorang ibu sehingga anak akan menghormati Anda. Anda juga harus bisa menjadi seorang teman agar anak nyaman saat bermain bersama Anda. Ibu dituntut menjadi seorang sahabat sepanjang masa bagi semua anak-anak, tapi dibalik itu Anda tentunya pasti punya kekhawatiran khusus dengan masa depan anak jika mereka malas belajar.
Anda harus tahu, bagaimana caranya membuat anak sadar akan pentingnya belajar. Dan bukan hanya memaksa anak untuk belajar. Berikut ini ada beberapa petunjuk untuk Anda yang ingin membuat anak semakin rajin belajar.

Pertama, Anda harus bisa menanamkan kesadaran kepada anak-anak, bahwa belajar adalah kewajiban sebagai seorang anak dan murid. Jika anak Anda bisa belajar dengan giat dan rajin, maka semuanya akan mudah didapatkan oleh anak Anda.

Kedua, terkadang bicara atau perintah saja tidak ampuh karena harus dicontohkan. Orang tua juga harus sering memberikan contoh kebiasaan yang baik seperti membaca buku, menjawab setiap pertanyaan pengetahuan umum yang ditanyakan anak misalnya. Dengan begitu anak bisa melihat seberapa banyak penguasaan Anda karena belajar.

Ketiga, Anda bisa menciptakan ruang belajar yang menyenangkan. Buatlah ruang belajar dengan desain kesukaan mereka. Ajak anak berimajinasi untuk menciptakan ruang belajarnya agar mereka pun betah dan nyaman saat belajar.

Keempat, ciptakan suasana yang mendukung untuk anak-anak belajar. Jangan sampai orang tua sibuk menonton televisi ketika anak sedang belajar. Ini akan membuat anak Anda susah menumpukan perhatiannya dengan baik. Anda bisa mematikan televisi dan mengajaknya ke ruang belajar. Anda bisa menyelesaikan membaca buku disana sembari membantu anak ketika ingin bertanya tentang banyak hal.

Kelima, selalu berikan pujian kepada anak. Pujian merupakan salah satu pendorong semangat yang baik.

Keenam, Anda bisa memberikan hadiah agar mereka selalu bersemangat dan punya tujuan untuk memperoleh hasil yang baik. Hadiah juga dapat memberikan dorongan dalam belajar, tapi dengan catatan hadiah yang diberikan itu bukan hadiah yang membuat dia menjadi konsumtif.  (1001)

Untuk share artikel ini, Klik www.KabariNews.com/?48794

Untuk melihat artikel parenting lainnya, Klik di sini

Mohon beri nilai dan komentar di bawah artikel ini

_____________________________________________________

Supported by :

 

 

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.


empat + = 8