San Francisco: (415) 213-7323, Los Angeles (La Habra): (562) 383-2100

Video: Febriana Firdaus : Miris! Masih Banyak Jurnalis Digaji Dibawah UMR

KabariNews - Keberanian dalam meliput kasus-kasus yang tidak biasa, Febriana Firdaus diganjar penghargaan Oktovianus Pogau dari Yayasan Pantau. Febriana berhak mendapatkan penghargaan itu untuk keberaniannya dalam dunia jurnalisme. Menurut Febri, panggilan akrabnya, Oktovianus bukan jurnalis kebanyakan.  Okto sangat vokal dalam menulis tentang Organisasi Papua Merdeka. Okto merupakan anak muda yang berbakat dan memiliki nyali serta keberanian dalam menulis hal-hal yang banyak dihindari para k...

Read more

Video: Pernah Diintimidasi, Febriana Firdaus : Ada Rasa Takut

KabariNews - Menulis kasus-kasus sensitif membuat Febriana Firdaus rawan ancaman. Ia bercerita saat masih menjadi wartawan  Tempo, saat itu ia sedang meliput tentang penganiayaan yang dialami Tama Satria Langkun dari Indonesian Corruption Watch. “Saya bahkan diancam oleh terduga dari pelaku penganiayaan, dan saya memutuskan untuk menginap di kantor Tempo untuk keselamatan,” katanya Setelah kejadian tersebut, Febri justru banyak menulis berita mengenai korupsi, minoritas, dan kasus 1965. “Nalu...

Read more

Video: Berani Menulis Kasus Sensitif, Febriana Firdaus Raih Penghargaan Oktovianus Pogau

KabariNews - Febriana Firdaus, wanita kelahiran Jember, 21 Februari 1983 adalah  jurnalis yang memiliki keberanian. Febri panggilan akrabnya meliput beberapa kasus pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia. Sejak tahun 2007, ia memulai karir jurnalis di Jawa Pos,  lalu grup Femina, berlanjut di Tempo, dan kantor berita Rappler asal Filipina. Alumni Universitas Airlangga ini baru saja menerima penghargaan dari Oktovianus Pogau. Penghargaan ini diambil dari nama seorang jurnalis dari Papua yang...

Read more

Video: Henny Kristianus Founder Tangan Pengharapan Tinggalkan Kemapanan, Kini Punya 4 Ribu Anak Asuh

KabariNews - Hidup mapan di Negeri Kanguru Australia ditinggalkannya. Memutuskan kembali ke tanah air dan membangun Tangan Pengharapan. Jalan terjal dilewatinya. Meski begitu, wanita kelahiran Jakarta ini tetap teguh pada pendiriannya. Keinginan Henny Kristianus untuk membantu sesama membuatnya tak gentar dengan berbagai masalah yang menghadapnya. Kini satu dekade Tangan Pengharapan berdiri. Lebih dari 4 ribu anak ditolongnya. Bagaimana kisah lengkapnya, Henny berbagi dengan Kabari? Siang itu c...

Read more

Video : Henny Kristianus : Masa Kecil Tidak Bahagia, Masa Lalu yang Pahit

KabariNews - Ceria, kuat, tabah, dan sabar adalah Henny Kristianus masa kini. Namun, ketegaran dan kekuatan yang dimiliki saat ini diperoleh dari kisah masa lalu yang pahit. Perceraian orangtua di usia belia membuat hidupnya kacau balau. “Saya percaya Tuhan mengizinkan saya melewati semua itu sehingga saya hari ini ada karena pengalaman masa lalu yang sulit,” terangnya. Perceraian orangtua ditambah usaha yang bangkrut menjadi pukulan terbesar dalam hidup Henny. “Orangtua saya bangkrut, kemudian...

Read more

Video : Henny Kristianus : Selalu Dicukupi Tuhan

KabariNews - Membangun Tangan Pengharapan tidak mudah. Membutuhkan komitmen yang tinggi. Karena yang diutamakan adalah kepentingan orang banyak. Selama hampir satu dekade membangun Tangan Pengharapan, Henny melihat tangan Tuhan yang selalu menolongnya. Apalagi Tangan Pengharapan tidak memiliki donator tetap. “Donator tetap tidak ada tapi anugerah Tuhan yang selalu tersedia. Tidak pernah kekurangan,” ucapnya optimis. Meski begitu, ada salah satu fase di mana kebutuhan yang sangat banyak tapi da...

Read more

Video : Henny Kristianus : Ragam Program Tangan Pengharapan

KabariNews - Tangan Pengharapan mempunyai 3 project utama. Pertama, Children Project, salah satunya feeding and learning center. Jadi di 50 titik ini ada tempat pemberian makanan bergizi dan bimbingan belajar gratis usia SD-SMA. “Sekolah formal kami tidak dirikan, karena kami ingin membantu program pemerintah di daerah-daerah pedalaman, dimana SD-SMA di pedalaman itu kekurangan guru. Jadi makanan bergizi itu dibagi untuk anak-anak makan setelah pulang sekolah. Jadi anak-anak itu saya temukan di ...

Read more

Video : Ronny F Sompie Direktur Jenderal Imigrasi Kementrian Hukum dan HAM Setahun Memimpin, Hadirkan Terobosan untuk Kepentingan Publik

KabariNews - Siang itu, KABARI janji bertemu dengan Ronny Franky Sompie di ruang kerjanya lantai 8 Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Ayah tiga orang anak ini menyambut hangat kedatangan KABARI. “Silakan duduk,” katanya membuka sapaan siang itu. Diakui Ronny banyak tantangan yang dialami selama memimpin Direktorat Imigrasi. Hal ini karena perkembangan dunia perlintasan manusia sedemikian cepat karena jalur transportasi semakin mudah. Kom...

Read more