KabariNews – Rekor baru, 1,06 juta penumpang akan berpesiar di sekitar Alaska tahun ini.┬áPerairan dingin di state terbesar di Amerika ini sudah menjadi favorit pecinta pesiar selama lebih dari tujuh dekade. Tidak hanya itu, menurut mereka yang di bisnis travel, 2017 akan menjadi tahun tersibuk. Tren ini didorong oleh beberapa hari jadi yang bertepatan dengan tahun ini, melonjaknya minat terhadap “travel ekspedisi” dan keinginan masyarakat untuk tidak bepergian terlalu jauh dari Amerika.

Cruise Lines International Association (CLIA) yang merupakan kelompok industri pesiar terbesar dunia memperkirakan akan ada rekor baru yaitu 1,06 juta penumpang kapal di dan di sekitar Alaska tahun ini. Angka ini naik dari rekor sebelumnya yaitu 1,03 di tahun 2008. Pemain-pemain besar industri ini pontang-panting menambah kapasitas penumpang, tapi tetap saja kerepotan memenuhi jumlah permintaan.

John Binkley, presiden CLIA Alaska, mengatakan peraturan dan pajak yang wajar menjadi daya tarik bagi operator, dan pemasaran yang lihai mampu menarik penumpang. “Kita akan saksikan rekor jumlah booking tahun ini,” kata dia.

Salah satu alasan lainnya adalah banyaknya hari jadi dan sukacita yang menyelimutinya.

Tahun ini menandai hari jadi ke 150 October day di tahun 1867 ketika bendera Rusia diturunkan di ibukota teritori Sitka dan bendera Amerika dikibarkan, yang dengan itu membuat Alaska sebagai wilayah resmi Amerika Serikat. Tahun ini juga merupakan hari jadi ke 75 dari pembukaan Alaskan Highway sepanjang 2232 km yang menghubungkan Dawson Creek, Bristish Columbia, dan Delta Junction di Alaska. Selain itu, ada juga hari jadi ke 100 dari Denali National Park seluas 2,5 juta hektar di Alaska.

Direncanakan akan banyak acara di sepanjang musim panas ini untuk memperingati hari-hari jadi tersebut, di antaranya adalah festival musim panas di bayang-bayang Gunung Denali (dahulu disebut Gunung McKinley) di Denali Park, kuliah umum di seluruh Alaska dan pertunjukan jalanan touring yang akan melewati pos-pos teluar di Alaska Highway.

Daya tarik destinasi darat seperti Denali dan wisata-wisata alam Alaska lainnya juga menyebabkan Alaska selalu menempati 10 destinasi favorit 2017 di hampir semua publikasi bisnis perjalanan. Generasi yang lahir setelah Perang Dunia ke 2 ternyata lebih suka berpetualang daripada generasi sebelumnya, dan Alaska tidak kekurangan petualangan.

Lindblad Expeditions telah bekerja sama dengan National Geographic dan akan meluncurkan kapal baru berukuran lebih kecil berpenumpang 100 akhir Juni nanti. Kapal ini akan bisa menjelajahi titik-titik yang tidak mampu dijangkau kapal yang lebih besar. Program yang ditawarkan adalah dua pelayaran sepanjang 13 hari melalui Inside Passage, beberapa perjalanan di alam liar daerah pinggir pantai berdurasi delapan hari, dan safari menonton dan memfoto burung.

Kelebihan kapal-kapal yang lebih kecil adalah mampu melihat lebih dekat satwa liar dan kekayaan alam lain di Alaska. Seperti Lindblad, banyak jasa perjalanan lain menawarkan pelayaran dengan kayak ataupun Zodiac landing craft, yang memungkinkan pelancong untuk melihat dari dekat dan memfoto orca, paus dan bald eagle di perairan, ataupun beruang, caribou dan moose di daratan.

Pelancong yang mendambakan pengalaman naik kapal pesiar bisa memilih dari sekian banyak pilihan. Pemain-pemain besar dalam industri kapal pesiar segera meningkatkan kapasitasnya mengikuti naiknya permintaan. Holland America Line mengirimkan kembali kapal Oosterdam berpenumpang 1.916 dari Eropa ke Alaska musim panas ini, sehingga total kapal perusahaan yang ada di daerah ini mencapai tujuh buah kapal. Holland America mengatakan akan menawarkan keseluruhan 135 pemberangkatan dari Mei sampai September tahun ini.

Saking banyaknya permintaan, menurut pengamat industri Cruise Critic, beberapa pelayaran sudah ludes dipesan sejak setahun sebelumnya. Di tahun-tahun sebelumnya, kapasitas begitu tinggi sampai-sampai di bulan-bulan Mei-September-pun jarang ada kekurangan kabin. Namun, karena orang-orang memilih menghindari destinasi-destinasi ramai seperti Eropa atau Asia dan lebih memilih destinasi domestik, pasar pun berubah dan tempat duduk susah di dapatkan.

Permintaan diperkirakan tidak akan menurun dalam waktu dekat, dan para pelaku industri membuat rencana yang menyesuaikannya. Tahun 2018 nanti, Norwegian Cruise Line berencana meluncurkan kapal raksasa berpenumpang 4000 orang yang dijuluki the Norwegian Bliss. Kapal ini dibangun sesuai permintaan dengan fitur dan fasilitas yang didesain khusus untuk berpesiar di Alaska. Princess Cruise Lines mengatakan akan meningkatkan kapasitas keseluruhan sebesar 15 persen tahun 2018.

Bahkan perusahaan pelayaran ternama Inggris, Cunard, akan kembali ke industri ini dan akan mengirimkan kapal legendaris Queen Elizabeth dari Jepang ke Alaska tahun 2019, sekaligus menandai kali pertama salah satu dari tiga kapal milik mereka berkunjung ke negara bagian ke 49 ini. (Dok. : Ist)