Namanya Very Idham Henyaksyah atau biasa dipanggil Ryan (30), walaupun dikenal pernah menjadi guru ngaji dan pendiam, di luar lingkungan rumahnya, Ryan dicap sebagai pembuat onar. Bahkan dia sempat mencuri HP milik member Fitness Marcella Gymnastic di daerah Jombang, Jatim.

Kedatangnya ke Jakarta adalah ingin menjadi model yang “bisa dipakai” yang bisa disebut “Bispak“.  Sampai akhirnya dia berkenalan dengan Novel di Margonda, Setelah sekian lama berkenalan Ryan secara resmi menjadi pacarnya Novel. Sosok Ryan yang bengis dan cenderung psikopat mulai terkuak saat ia menjadi tersangka kasus mutilasi Heri Santoso (40). Tubuh Heri Santoso ditemukan terpotong-potong menjadi tujuh bagian di daerah Ragunan.  Polisi kemudian menyelidiki kasus ini dan sampai pada kesimpulan, Ryan-lah pembunuhnya.

Menurut pengakuan Ryan, ia membunuh Heri Santoso karena kesal pada Heri yang mencoba ‘menawar’ Novel, pacarnya. Ketika Heri sedang main ke apartemen Ryan, Heri sempat melihat foto Novel. Dia langsung jatuh hati padanya dan ingin berkencan. 

Ryan merasa tersinggung, terjadilah cekcok yang berujung kematian Heri Santoso. Di kamarnya di apartemen di Jalan Margonda,  Depok, 11 Juli 2007,  Ryan kemudian memotong tubuh Heri menjadi tujuh bagian.  Lalu dengan menggunakan taksi, Ryan membuang potongan tubuh itu ke daerah Ragunan.

Singkat cerita, polisi kemudian menangkap Ryan. Awalnya polisi tidak menduga bahwa Ryan  adalah pelaku pembunuhan yang lain. 

Mendengar tertangkapnya Ryan di televisi, keluarga Ariel  Sitanggang menghubungi Polisi. Mereka mencurigai Ryan juga mengetahui soal hilangnya Ariel Sitanggang, karena keluarga Ariel yakin bahwa Ryan adalah orang terakhir yang terlihat bersama Ariel.

Polisi kemudian mengembangkan kasus ini. Hasilnya ternyata sungguh di luar dugaan, Ryan ternyata juga mengaku Ariel Sitanggang dan mayatnya dikubur di belakang rumahnya di Jombang, Jawa Timur.

Polisi lalu meluncur ke Jombang dan menggali sebidang tanah di belakang rumah Ryan. Begitu digali ternyata dilubang tersebut ada empat mayat!

Mayat-mayat tersebut teridentifikasi atas nama Ariel Sitanggang (34), Grandy (25, WN Belanda), Guruh Setyo Pramono (27) dan Vincentius Yudhi Priyono (30).  Masyarakat  langsung gempar!

Sejauh ini polisi baru menemukan fakta Ryan telah membunuh lima orang termasuk Heri Santoso yang dimutilasi. Namun dari pengembangan kasus dan sikap Ryan yang sama sekali tidak menunjukkan penyesalan, Polisi menduga korban kebengisan Ryan lebih dari lima orang.

Menurut penyelidikan, empat mayat yang ditemukan di Jombang itu meliputi satu mayat yang dibunuh pada Juli-Agustus 2007, satu mayat pada Januari 2008 dan dua mayat pada April 2008.

Ryan kini mendekam di tahanan Polda Metro Jaya. Sementara polisi membuka layanan pengaduan orang hilang yang barangkali terkait sosok Ryan.

Pengakuan salah satu sumber di Kepolisian bahkan menyebutkan bahwa, polisi mencurigai ada mayat lain yang dikubur di sekitar rumah Ryan. Salah satu titik kecurigaan Polisi adalah kondisi septic tank (tempat pembuangan kotoran) terlihat masih baru saja di buat. Rencananya Polisi akan menggali keterangan Ryan secara intensif dan menyisir titik-titik ‘mencurigakan’ di sekitar rumah Ryan.

Sampai berita ini diturunkan, Polisi baru saja mengacak-acak kamar Ryan di rumahnya yang di Jombang.  Sedikitnya Polisi mendapatkan 10 kantung barang bukti terdiri dari bermacam perhiasan seperti liontin, kalung, cincin, handphone, sepatu dan jam tangan.

Dari barang bukti yang dikumpulkan termasuk liontin dan kalung, tidak tertutup kemungkinan korban Ryan yang lain adalah wanita.

Untuk Share Artikel ini, Silakan Klik www.KabariNews.com/?31674

Mohon Beri Nilai dan Komentar di bawah Artikel ini

_____________________________________________________

Supported by :

BusLoan

Klik www.ThinkApril.com        Email : Info@ThinkApril.com

Telp. 415 242 8100

About The Author

30 Responses

  1. anax satanz

    ryan bukanlah orang gila tapi dia hanya psychopat yang baru ada di indonesia mungkin masih banyak orang yang seperti ryan di indonesia maka waspadalah

    Balas
  2. anax satanz

    ryan bukanlah orang gila tapi dia hanya psychopat yang baru ada di indonesia mungkin masih banyak orang yang seperti ryan di indonesia maka waspadalah

    Balas
  3. anax satanz

    ryan bukanlah orang gila tapi dia hanya psychopat yang baru ada di indonesia mungkin masih banyak orang yang seperti ryan di indonesia maka waspadalah

    Balas
  4. Anonymous

    sebenernya ga bisa disangkut pautkan dengan gay. buktinya banyak gay yang masih bisa bersikap dan bersifat normal. kalo ryan itu bokap, adek, kakak lo gmn? rela dihukum mati? semua orang punya kesempatan kedua dan dia butuh pendampingan dari segi psikologis yang amat sangat baik.

    nyawa sudah banyak yang melayang, kenapa mesti ditambah satu nyawa lagi? yang berhak marah dan menghukum itu cuma Tuhan, polisi dan keluarga korban yang terikat cukup mencari jalan yang paling baik. Kita yang bukan siapa2, lebih baik berdoa untuk yang terbaik, bukan ikut2an mencela. Yang ada nambah dosa. Dengan dosa yang menumpuk lama-lama ga ada beda dosanya sama Ryan. Cukup berdoa aja.

    Balas
  5. Anonymous

    dan daripada mencela mendingan introspeksi diri aja. berdoa untuk Ryan agar sembuh karena bisa dilihat kemampuan dalam pengetahuannya cukup terlihat baik. setuju bgt sma yg disampein alan_biru itu.

    banyak orang langsung berfikir bahwa kesalahan 100% ada pada tersangka. Lo ga tau kan apa yang “korban”nya Ryan sudah lakukan? Yang tau cuma Ryan dan Tuhan. Kita orang awam jangan merasa benci terhdap Ryan. Emang dia ngapain lo?

    Balas
  6. Anonymous

    Plis deh. kl korbannya satu itu masi bs make sense. kalo korbannya 5 orang? lu ada otak ga sih. elu aja yg tuntun dia balik ke jalan yg bener. semoga loe ga ikutan di potong2 juga.

    Balas
  7. Anonymous

    iya emg lo siapanya korban? kluarga korban aja ada yg mau maafin. brarti lo yg nggak punya otak, nggak punya hati. kalo mau marah depan ryannya langsung aja sana jangan cuma bisa di internet. dtg aja ke polda!

    Balas
  8. Anonymous

    iya emg lo siapanya korban? kluarga korban aja ada yg mau maafin. brarti lo yg nggak punya otak, nggak punya hati. kalo mau marah depan ryannya langsung aja sana jangan cuma bisa di internet. dtg aja ke polda!

    Balas

Leave a Reply

Your email address will not be published.


3 − = satu