KabariNews – Seperti diketahui, Ahok kini mendekam dibalik jeruji Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Setelah hakim memvonisnya bersalah dan dihukum dua tahun karena dianggap terbukti melakukan penodaan agama sebagaimana diatur dalam Pasal 156a KUHP.

Beginilah tanggapan sang kakak, Andi Analta, mengenai situasi yang menimpa sang adik, “Kalo kita lihat situasi ini justru yang menjadi dominan, kami anggap sebagai pahlawan adalah Ahok, “ kata Andi.

Menurutnya, mantan Bupati Belitung tersebut dinailai menjadi trigger atau pelatuk yang mengingatkan orang sedang tidur nyenyak dengan menikmati kenyamanan di Indonesia, bagi Andi,  “Ini yang luar biasa, tapi terlalaikan sehingga dengan adanya Ahok yang membangungkan kami bagaimana keadaan di lingkungan kita ini ternyata sudah banyak merasuk daripada kaum intoleran yang sangat jauh dari nilai nilai pancasila” ungkapnya saat wawancara dengan Kabari.

Lebih lanjut Andi menambahkan bagaimana memperbaiki toleransi, “Sebenarnya sangat mudah karena itu bekalnya bersyukur,  bahwa Indonesia ini sangat kaya,sangat indah,kaya akan alamnya kaya akan budaya,kaya akan keragaman manusianya bahasa dan lain lain,” kata Andi.

Dengan demikian, menurut Andi yang perlu diupayakan adalah setiap individu sebagai bangsa Indonesia,  “Bertanyalah kepada dirinya kenapa saya dijadikan bangsa Indonesia, nanti akan terjawab, salah satu mungkin akan dibuka adalah bagaimana keragaman atau ekstreamnya kemajemukan ada di Indonesia, “ ujar Andi.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Pancasila diturunkan di Indonesia, “Dan pancasila itu kalau kita mau faham setelah bertanya bahwa Pancasila itu harus dimulai dari kita untuk ditanamkan kedalam keluarga kita,  sebagai komponen bangsa, organisasi yang kecil menjadi bagian dari organisasi terbesar adalah Negara menghantar Pancasila ini kepenjuru dunia melalui ahklak dan intergitas kebangsaan, “ jelas Andi.