KabariNews – Sejak Presiden Donald Trump mengeluarkan Perintah Eksekutif, departemen imigrasi bekerja makin giat dan semakin ketat menyeleksi orang-orang yang akan masuk ke Amerika Serikat. Terdengar kabar bahwa seseorang yang telah memiliki green card, tapi sewaktu-waktu, pihak imigrasi bisa mengambilnya. Benarkah?

Dikatakan Jason Lie, Pengacara Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat bahwa Indonesia bukan salah satu dari 7 negara yang dilarang pemerintah Amerika Serikat. Namun, mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Karena itu warga negara Indonesia yang akan ke Amerika harus lebih hati-hati.

“Jadi kita sebagai WNI itu harus siap-siap kalau masuk ke Amerika, akan ditanya lebih detail, lebih panjang lebar di airport di Amerika,” terang Jason.

Lanjut Jason, banyak hal yang akan ditanyakan petugas imigrasi di bandara. “Mereka akan tanya, kita ke negara mana saja. Lalu di Indonesia itu tinggal dengan siapa, tinggal di mana, aktivitas apa yang kita lakukan selama  di Indonesia dan  apa tujuan kita di Amerika,” kata Jason.

Jika dalam proses interogasi, jawaban yang mereka terima kurang memuaskan, mereka berhak bertanya kembali.  “ Saat bertanya lagi ini biasanya di ruangan khusus yang terpisah. Itu namanya secondary inspection. Dari sana mereka mulai mengecek lebih detail lagi aktivitas kita di Amerika  atau di Indonesia. Mungkin kalau bilang kita punya teman di sini, mereka akan tanya, nama siapa, tinggal di mana dan nomor teleponnya. Mereka akan menghubungi juga. Kalau masih dicurigai juga, mereka berhak pulangin kita, istilahnya mereka melarang kita masuk ke Amerika . Kalau dulu itu jarang terjadi, maka sekarang lebih sering terjadi,” ucap Jason.

Apabila Anda telah menjadi permanent residence di Amerika, pihak imigrasi bisa saja mengambil green card. “ Bagi orang yang sudah punya green card, kalau sampe di interogasi ditanya untuk melepaskan green card-nya, nasihat saya jangan sampe melepaskan permanent residence Anda. Imigrasi itu berhak ambil green card-nya, kalau Anda itu diusir keluar dari Amerika. Atau  kalau Anda ditahan, masuk penjara imigrasi. Selain dari itu kalau mereka mau ambil green card-nya, tidak bisa langsung, mereka harus melewati pengadilan. Jadi mereka harus memberikan Anda surat, lalu harus ke pengadilan untuk menjawab pertanyaan dari hakim, kenapa green card ini akan diambil oleh pemerintah. Jadi jangan sekali-sekali memberikan green card secara sukarela kepada imigrasi,” tutup Jason. (Kabari1009)