KabariNews – Pada akhir bulan Januari lalu, Presiden Donald Trump meneken Keputusan Presiden. Yang salah satu isinya adalah meminta agar proses deportasi terhadap para imigran yang tidak memiliki dokumen izin tinggal di Negeri Paman Sam untuk dipercepat.

Di Amerika Serikat ada 36 kota perlindungan  atau Sanctuary City. Kota ini ramah terhadap imigran gelap. Salah satunya San Francisco. Nah, jika ada pekerja ilegal di kota ini, apakah petugas imigrasi bisa datang menangkapnya?

Menurut Jason Lie, Pengacara Indonesia yang tinggal di Los Angeles, Amerika Serikat bahwa secara garis besar, Sanctuary City adalah kota ini tidak akan bekerjasama untuk membantu pihak imigrasi. “Imigrasi sendiri mempunyai info, mana tempat-tempat yang ada orang ilegal tetap mereka akan bertindak sendiri tanpa bantuan. Contohnya kalau imigrasi tau ada pabrik yang sering menggunakan orang ilegal di sana, mereka tidak perlu ijin dari polisi atau pemerintah setempat untuk mendatangi tempat ini dan mengecek status karyawan di sana,” terang Jason.

Lanjut Jason, Sanctuary City bukan berarti petugas imigrasi tidak akan datang sama sekali. “Nah saya contohkan, kalau orang itu punya status student visa. Imigrasi sudah tau orang ini tinggal di mana, lalu dia tidak belajar lagi dan statusnya hangus, imigrasi berhak untuk ketok pintu. Jadi meski Sanctuary City tapi pihak imigrasi tetap bisa mengunjungi Anda,” tutup Jason. (Kabari1009)