KabariNews – Delegasi lembaga Pemerintah Amerika Serikat (AS) Millennium Challenge Corporation (MCC) bersama Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr. berada di Lombok untuk merayakan berakhirnya Compact MCC, sebuah program kerja sama dengan Pemerintah Indonesia. Duta Besar AS Donovan dan Delegasi MCC, dipimpin oleh Wakil Presiden dan Sekretaris Dewan MCC Jeanne   Hauch serta Wakil Presiden untuk Urusan Kongres dan Hubungan Masyarakat Karen Sessions, bertemu dengan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi  untuk mengapresiasi peran pentingnya di dalam pelaksanaan proyek-proyek Compact MCC di provinsi tersebut.

Kemitraan MCC dengan Pemerintah Indonesia telah dilaksanakan selama lima tahun untuk mengatasi tantangan pembangunan melalui investasi di bidang gizi, modernisasi pengadaan, dan membangun kemakmuran hijau melalui pembangunan yang berkelanjutan. Keberhasilan program MCC di Provinsi NTB, antara lain:

  • Proyek Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat mengurangi stunting di delapan kabupaten di NTB, dan berupaya untuk mengentaskan malnutrisi kronis dan stunting  agar anak-anak dapat mencapai potensi yang optimal.
  • Unit Layanan Pengadaan (ULP) NTB merupakan ULP pertama yang mencapai tahap unggul, dan pemerintah daerah telah berkomitmen untuk melanjutkan keberhasilan yang telah dicapai melalui Program Compact MCC.
  • Pelaksana program, misalnya Panca Karsa dan Peka Sinergie, menerima pendanaan dari Proyek Kemakmuran Hijau Compact MCC untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. Panca Karsa, koperasi produsen garam lokal dengan 95% anggota perempuan, telah meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran. Peka Sinergie, inisiatif bersama pemerintah dengan industri, telah mengembangkan dan membakukan standar-standar untuk mendukung program pendidikan keterampilan teknisi energi terbarukan.

“Gubernur Majdi dan masyarakat Nusa Tenggara Barat telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk program ini, dengan mengintegrasikan aktivitas Compact MCC ke dalam rencana pembangunan,” demikian Dubes AS Donovan menyampaikan dalam pertemuan dengan Gubernur. Kemajuan yang tercapai di sini merupakan contoh keberhasilan Compact di daerah-daerah lain di Indonesia, yang telah membangun landasan kuat bagi Pemerintah Indonesia untuk membantu jutaan rakyat Indonesia hidup lebih sehat dan lebih sejahtera.

Acara hari ini menutup rangkaian kunjungan lapangan selama tiga hari untuk bertatap muka dengan masyarakat. Selama di Lombok, Delegasi MCC bertemu dengan peserta dan penerima manfaat program, antara lain proyek Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM), kader Posyandu, dan Unit Layanan Pengadaan (ULP). Pada tanggal 8 Mei, delegasi akan bertolak ke Jakarta untuk menghadiri upacara penutupan Compact yang diselenggarakan oleh Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia), dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS).

“Kemitraan MCC dengan Pemerintah Indonesia telah menghasilkan model-model dan sistem yang dirancang sesuai kebutuhan lokal dan nasional – dan kita telah melihat manfaat dari pendekatan ini dalam kunjungan kami ke Lombok,” ujar Wakil Presiden dan Sekretaris Dewan MCC Jeanne Hauch.

“Kami bangga akan pencapaian kerja sama kita dan saya berharap masyarakat di Nusa Tenggara Barat dan Indonesia akan melanjutkan keberhasilan ini.” imbuhnya.

Lokasi Kunjungan Delegasi MCC:

  • Praya Timur, program diimplementasikan oleh organisasi Panca Karsa. Tujuan kunjungan adalah untuk berdialog dengan perempuan petani garam yang kini telah menerapkan praktik-praktik yang lebih efektif menggunakan teknologi yang lebih maju untuk meningkatkan produksi garam.
  • Kopang, di kaki Gunung Rinjani. Kunjungan bertujuan untuk melihat pengelolaan daerah tangkapan air dan rehabilitasi hutan. Proyek ini berfokus pada pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dengan memberdayakan koperasi masyarakat dan pembagian keuntungan menggunakan teknologi modern.
  • Batukliang untuk melihat Hivos dan para mitra mengembangkan penggunaan bio-digester oleh para petani di tingkat rumah tangga untuk memproduksi biogas yang digunakan untuk memasak dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Keterampilan para petani untuk berwirausaha bioslurry juga ditingkatkan.
  • Di Kecamatan yang sama, melihat program World Wildlife Fund, di mana koperasi perempuan dan kelompok tani lainnya meningkatkan produktivitas hasil hutan buka kayu, seperti anyaman bambu dan keripik nangka.
  • Delegasi juga mengunjungi posyandu di Gunung Sari yang mendapat pendanaan MCC untuk meningkatkan kualitas layanan dan melatih tenaga kesehatan untuk memberikan konseling pemberian makan anak dan bayi, pemantauan pertumbuhan, suplementasi mikrogizi dan sanitasi.

Tentang Program Compact dari MCC:

Compact adalah kemitraan strategis selama lima tahun antara MCC dengan Indonesia. Investasi yang disalurkan melalui Compact telah mengurangi kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat kerja sama dengan sektor swasta, antara lain Mars Nestle, Unilever dan lainnya.

Melalui MCC, Pemerintah AS telah mendukung pembangunan Indonesia dan berkontribusi terhadap keamanan Kawasan dan pertumbuhan ekonomi global.

Compact Indonesia dari MCC dirancang oleh Indonesia untuk Indonesia untuk mengatasi tantangan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi dan investasi swasta di Indonesia. Compact berupaya mengurangi stunting dan malnutrisi anak dengan mengangkat isu gizi menjadi prioritas nasional; meningkatkan efektivitas belanja negara dengan memodernisasi sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah; dan mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk pertumbuhan yang adil dengan memaksimalkan peluang investasi di bidang pertanian dan energi terbarukan, di antaranya melalui kemitraan dengan sektor swasta. Compact dimulai pada tahun 2013 dan dilaksanakan oleh Millennium Challenge Account – Indonesia.

Tentang Millennium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia)

MCA-Indonesia adalah pelaksana Hibah Compact dari Millennium Challenge Corporation (MCC), yang mendukung Kemitraan Strategis Amerika Serikat dengan Indonesia. MCA-Indonesia bertujuan mengurangi kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi, dan bertindak sebagai lembaga pengelola tiga proyek utama yakni: (1) Kemakmuran Hijau, (2) Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Stanting, dan (3) Modernisasi Pengadaan.

Tentang Millennium Challenge Corporation (MCC)

MCC adalah lembaga inovatif dan independen Pemerintah Amerika Serikat yang bertujuan membantu pengentasan kemiskinan secara global. Dibentuk oleh Kongres Amerika Serikat pada 2004, MCC telah menyalurkan Hibah Compact senilai US$ 11,2 miliar bagi 27 negara yang berkomitmen pada tata pemerintahan yang baik (good governance), kebebasan ekonomi, dan investasi pada warga negaranya. Hibah Compact bersifat kompetitif, artinya negara calon penerima hibah harus bersaing dalam proses seleksi yang transparan.

MCC memegang prinsip country-led solutions dan country-led implementation, sehingga negara pelaksana hibah memiliki keleluasaan dan wewenang untuk mengidentifikasi masalah dan solusinya, serta mengembangkan dan melaksanakan programnya.