KabariNews – Penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2018 melibatkan kerja keras berbagai pihak. Salah satu pihak yang bekerja keras demi kesuksesan acara ini adalah tim medis yang selalu siap sedia bertindak cepat dalam memberikan pertolongan kepada atlet yang cedera atau mengalami kecelakaan. Apresiasi datang dari Technical Delegate dari India, Pinaki Bysack dengan mengatakan respon tim medis kesehatan Asian Games 2018 merupakan yang terbaik untuk proses evakuasi dan prosedurnya. “Respon tim medis Asian Games 2018 jauh lebih baik dibandingkan dengan dua ajang perlombaan internasional lain yang dilaluinya di luar negeri,” kata Pinaki.

Hal ini turut didukung dengan fakta bahwa salah satu perwakilan dari Union Cyclist International (UCI) sendiri sudah melakukan uji coba terhadap waktu respon tim evakuasi medis lewat udara dengan unit helikopter yang juga sangat sigap serta cepat. Manajer venue mountain bike, Andre Palmer, juga berpendapat bahwa Indonesia memiliki tim medis yang sangat baik selama penyelenggaraan acara – acara perlombaan internasional yang pernah diurusnya. Penilaian respon kecekatan tim medis ini pun turut diberikan kepada para anggota dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Menurutnya respon anggota Basarnas sangat baik dalam melakukan evakuasi, sama sekali tidak goyah dalam mengevakuasi atlet- atlet.

Semua ini adalah hasil kerja keras tim medis Jawa Barat dan seluruh tim kesehatan, Kepala tim SAR beserta seluruh anggota tim yang sangat responsif ketika mengangani kasus cedera selama event berlangsung.

Sebelumnya, tim medis Asian Games telah melakukan respon yang sigap dalam melakukan evakuasi medis atlet putri asal Afghanistan dan atlet putra yang berasal dari Tiongkok pada pertandingan Paralayang (22/8). Pada kejadian tersebut, BASARNAS juga bekerjasama dengan tim medis, dan turut membantu proses evakuasi atlet dengan helikopter sehingga dapat ditangani secara medis dengan cepat.