Kita terbiasa memakan kulit apel atau anggur tanpa berpikir panjang, namun banyak dari kita enggan memakan kiwi tanpa dikupas, padahal kulitnya sepenuhnya dapat dimakan. Bahkan, beberapa buah berikut biasanya dikupas, padahal aman dikonsumsi. Selain membantu mengurangi limbah makanan, kulit buah juga sering mengandung nutrisi tambahan.
Mango
Kulit mangga merupakan sumber vitamin C, vitamin E, dan serat. Meski jumlah ini lebih banyak dari porsi makan rumahan, penelitian menunjukkan bahwa 10 gram kulit mangga mengandung 36 hingga 78 gram serat.
Berkat kandungan nutrisinya, para ilmuwan pangan sedang mengembangkan bubuk dari kulit mangga untuk ditambahkan ke produk roti, pasta, dan jeli. Namun, beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap kulit mangga, sehingga sebaiknya tidak mencobanya jika belum melakukan tes alergi.
Kulit Pisang
Banyak orang tidak menyadari bahwa kulit pisang digunakan dalam masakan di berbagai negara. Bahkan, Nigella Lawson memiliki resep kari kulit pisang yang terkenal di internet. Kulit pisang mengandung serat larut, antioksidan, dan berbagai mikronutrien.
Kiwi
Buah kecil ini dapat membantu melancarkan pencernaan, terutama jika dimakan beserta kulitnya. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi dua buah kiwi setiap hari dapat meningkatkan frekuensi buang air besar dan membantu mengatasi sembelit ringan.
Untuk mendapatkan lebih banyak serat, makanlah kiwi beserta kulitnya. Tidak suka tekstur kulit kiwi yang berbulu? Cobalah kiwi emas, yang memiliki kulit halus. Mengonsumsi kiwi emas dengan kulitnya dapat meningkatkan kandungan serat hingga 50 persen.
Semangka
Sebelum membuang kulit semangka, pertimbangkan manfaatnya: kulit semangka mengandung citrulline, senyawa yang membantu mengatur tekanan darah, serta antioksidan dan mineral seperti kalsium, magnesium, kalium, dan zat besi. Di beberapa daerah, kulit semangka yang diasinkan bahkan menjadi hidangan populer.
Yang Perlu Diketahui Sebelum Memakan Kulit Buah dan Sayuran
Hasil pertanian dapat terkontaminasi bakteri dan pestisida, sehingga penting untuk mencucinya dengan benar. FDA merekomendasikan mencuci buah dan sayuran di bawah air mengalir selama setidaknya 30 detik sambil menggosok permukaannya dengan lembut. Menurut EPA, membilas dapat mengurangi pestisida, tetapi tidak menghilangkannya sepenuhnya. Meski begitu, data EPA menunjukkan bahwa sisa residu pestisida berada pada tingkat yang jauh di bawah batas risiko kesehatan.
Sumber Foto: Istimewa
Baca Juga:
- Artscience Museum Dan Oceanx Mengajak Pengunjung Menjelajahi Dunia Bawah Laut Luar Biasa Yang Jarang Terlihat Oleh Manusia
- La Maison De L’Indonésie Perkuat Diplomasi Ekonomi ASEAN Lewat Kunjungan ke Rungis Market Paris
- Akselerasi Digitalisasi UMKM Banjarmasin Lewat Program Kota Masa Depan
- Grab Luncurkan Corporate Dine Out, Urusan Jamuan Makan Kantor Kini Bebas Reimburse!
- 17 Tahun Kemudian, Slank Kembali Mengoyang Panggung Java Jazz

