Teh tidak hanya menyegarkan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan otak. Dibandingkan kopi, teh menawarkan fokus yang lebih tenang dan bertahan lama tanpa efek samping penurunan energi akibat kafein. Kandungan seperti L-theanine dan polifenol dalam teh hijau membantu menstabilkan energi sekaligus melindungi sel saraf dari kerusakan akibat stres oksidatif. Beberapa jenis teh herbal juga terbukti mampu mendukung kewaspadaan dan stamina mental.

Berikut enam jenis teh yang dinilai para ahli dapat memberikan manfaat nyata bagi suasana hati dan daya ingat:

Teh Hijau

Teh hijau dikenal kaya akan katekin, sejenis polifenol dengan sifat antioksidan yang kuat. Senyawa ini membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Kandungan L-theanine di dalamnya juga berperan dalam mengurangi stres dan meningkatkan fokus. Penelitian menunjukkan konsumsi teh hijau secara rutin dapat membantu meningkatkan memori kerja dan perhatian. Disarankan mengonsumsi dua hingga tiga cangkir per hari agar mendapat manfaat optimal tanpa kelebihan kafein.

Teh Kunyit

Teh kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Ramuan ini sudah lama digunakan dalam pengobatan Ayurveda untuk mendukung kesehatan otak. Penelitian terbaru mengaitkan kurkumin dengan peningkatan suasana hati, memori, dan fungsi kognitif, terutama pada orang lanjut usia. Menambahkan sedikit lada hitam saat menyeduh teh kunyit dapat membantu penyerapan kurkumin secara maksimal.

Teh Chamomile

Teh chamomile terkenal karena efek menenangkannya. Kandungan apigenin di dalamnya dapat berinteraksi dengan reseptor di otak untuk membantu relaksasi. Selain itu, chamomile memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan otak dalam jangka panjang. Meski belum banyak penelitian tentang efek langsung terhadap memori, kualitas tidur yang lebih baik dan stres yang berkurang berkontribusi pada kesehatan otak secara keseluruhan.

Teh Jamur Lion’s Mane

Jamur Lion’s Mane mengandung hericenones dan erinacines, senyawa yang dapat merangsang pertumbuhan faktor saraf (NGF), protein yang mendukung kelangsungan hidup dan pertumbuhan neuron. Studi menunjukkan jamur ini dapat membantu melindungi otak dari penyakit neurodegeneratif dan meningkatkan memori serta fokus. Teh ini biasanya diseduh dari bubuk jamur atau campuran herbal siap saji.

Teh Peppermint

Meski tidak mengandung kafein, teh peppermint tetap dapat memberikan dorongan energi mental berkat kandungan menthol. Penelitian menunjukkan aroma dan konsumsi peppermint dapat meningkatkan memori, kewaspadaan, dan kinerja kognitif. Selain itu, teh ini juga membantu melancarkan sirkulasi darah ke otak.

Teh Rosemary

Teh rosemary mengandung asam carnosic yang memiliki efek neuroprotektif. Senyawa ini dapat membantu meningkatkan memori, mengurangi kelelahan mental, dan melindungi neuron dari kerusakan. Penelitian mendukung peran rosemary dalam mencegah kerusakan saraf yang berkaitan dengan gangguan neurodegeneratif. Untuk hasil terbaik, seduh rosemary segar selama lima hingga tujuh menit.

Sumber Foto: Maria Tyutina

Baca Juga: