Konser “The Musical Journey Of” menjadi sebuah selebrasi Istimewa dalam perjalanan karier Dwiki Dharmawan sebagai musisi, komponis, dan pianis kenamaan Indonesia yang telah menorehkan karya selama empat dekade.

Diselenggarakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025, konser ini menjadi penanda penting dalam kiprah Dwiki Dharmawan di industri musik Tanah Air, sekaligus bentuk penghormatan atas kontribusinya yang luar biasa.

Konser ini menghadirkan pengalaman yang menyentuh dan penuh makna bagi para penonton, merangkum perjalanan panjang yang sarat inovasi, kolaborasi, dan dedikasi terhadap dunia musik.

Diselenggarakan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, konser ini diperkirakan akan dihadiri oleh ribuan penikmat musik dari lintas generasi. Melalui komposisi musik yang dirancang secara khusus, para penonton akan menelusuri jejak karier Dwiki Dharmawan dari era kejayaannya bersama Krakatau Band, hingga eksplorasi karya-karya orkestra dan sentuhan musik dunia yang telah membawa nama Indonesia ke panggung internasional. “Empat dekade berkarya bukan hanya tentang waktu, tapi tentang perjalanan batin, kolaborasi, dan cinta saya terhadap musik. Konser ini adalah ungkapan terima kasih saya kepada para musisi, rekan, dan penikmat musik yang telah menemani langkah saya sejak awal.” ujar Dwiki Dharmawan. 

Ia juga berharap melalui konser ini dapat menjadi ruang kolaborasi yang menginspirasi generasi selanjutnya untuk terus berkarya.

Dalam konser “The Musical Journey Of”, Farabi Musik turut ambil bagian sebagai representasi visi dan dedikasi Dwiki Dharmawan dalam membina generasi muda musisi Tanah Air. Sebagai sebuah tempat kursus musik yang juga dikenal sebagai Pusat Pendidikan Musik Farabi—yang didirikan dan dipimpin langsung oleh Dwiki Dharmawan—Farabi Musik menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan talenta musik di Indonesia.

Keterlibatan Farabi Musik menjadi bagian dari perjalanan panjang dan penuh dedikasi untuk Indonesia.

Dwiki juga mengajak talenta dari Jayapura Papua yaitu MAC (Musik Anak Comment) untuk ikut tampil berkolaborasi dengannya atas dukungan PT Freeport Indonesia.

“Selama 14 tahun saya bersama Mas Dwiki Dharmawan berkarya utk paralympic Asia, saya sebagai pencipta lagu, ia sebagai music arranger—melahirkan karya untuk dunia: berawal dari Lagu Hari Anak di Haiti, Theme Song ASEAN Para Games 2022 di Solo, hingga Anthem untuk Asian Paralympic Committee  yang dikumandangkan di setiap acara Asian Para Games dan Asian Para Youth Games di 45 negara Asia. Semua lagu ini non-komersial, bahkan seluruh royalti kami persembahkan untuk legacy Asia,” ujar Natalia Tjahja, pendiri Maria Monique Last Wish Foundation.

Kini, Dwiki Dharmawan membuat konser yang indah bersama para musisi Tanah Air seperti Ita Purnamasari, Krakatau Band, Kris Dayanti, Ruth Sahanaya, Once, Putri Ariani, Sandhy Sandoro, Andien dan masih banyak lagi.

Konser anak bangsa yang luar biasa,  hadir sebagai konser kebanggaan  Indonesia sekaligus konser yang menjadi bagian dari semangat Maria Monique Last Wish Foundation.

“Dan tentunya konser ini akan saya perkenalkan ke keluarga besar Maria Monique Last Wish Foundation yakni 3 badan dunia olah raga besar di dunia yakni International Paralympic Committee, Asian Paralympic Committee & Asean Para Sports Federation,” pungkas Natalia Tjahja.

Sumber Foto: Istimewa

Baca Juga: