Menjalani pola hidup sehat sering kali dimulai dengan target yang terlalu tinggi, seperti olahraga berat setiap pagi atau diet ekstrem tinggi protein. Namun, pendekatan tersebut justru kerap membuat seseorang cepat menyerah karena sulit dijalani secara konsisten.
Sebagai alternatif yang lebih sederhana dan realistis, muncul metode “3×3 by Noon”. Rutinitas ini diperkenalkan oleh pelatih kebugaran Abbie Overturf dan berfokus pada tiga kebiasaan sehat yang dilakukan sebelum tengah hari.
Aturan tersebut meliputi berjalan 3.000 langkah, memenuhi sepertiga kebutuhan cairan harian, serta mengonsumsi 30 gram protein sebelum pukul 12 siang.
Menurut Dr. Raj Dasgupta, penasihat medis Garage Gym Reviews, rutinitas ini dapat membantu membangun struktur pagi yang lebih sehat, terutama bagi orang yang sering melewatkan sarapan, kurang bergerak di pagi hari, atau sulit menjaga hidrasi tubuh.
“Rutinitas 3×3 by noon adalah cara yang baik untuk membangun kebiasaan sehat secara sederhana,” ujarnya.
Hal senada disampaikan ahli gizi Dawn Menning yang menilai rutinitas tersebut dapat menjadi motivasi awal untuk memperbaiki kesehatan secara menyeluruh.
“Melakukan tiga hal sederhana ini dapat memberikan momentum positif sejak pagi sehingga seseorang lebih mudah membuat pilihan sehat sepanjang hari,” kata Menning.
Meski tidak didasarkan pada penelitian ilmiah khusus, para ahli menilai konsep ini efektif karena mudah dijalankan dan tidak terlalu membebani tubuh.
Dr. James Chao menjelaskan kombinasi gerakan fisik, asupan protein, dan hidrasi di pagi hari dapat membantu meningkatkan energi, metabolisme, serta menjaga massa otot dan rasa kenyang lebih lama.
Selain itu, kebiasaan minum cukup air sejak pagi juga membantu mencegah dehidrasi dan membangun pola hidup sehat yang lebih konsisten.
Namun, para ahli mengingatkan bahwa aturan ini sebaiknya tidak diterapkan secara kaku karena kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Beberapa orang mungkin membutuhkan lebih banyak protein atau cairan tergantung kondisi tubuh, aktivitas fisik, dan tujuan kesehatan masing-masing.
“Jika aturan ini terasa terlalu berat, mulailah dari target yang lebih kecil,” ujar Menning.
Ia mencontohkan bahwa seseorang yang baru memulai aktivitas fisik bisa memulai dari 1.000 langkah sebelum perlahan meningkat menjadi 3.000 langkah. Begitu pula dengan konsumsi protein yang bisa dibagi antara sarapan dan camilan pagi agar tubuh lebih nyaman menerimanya.
Dr. Chao juga mengingatkan bahwa orang dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang sedang dalam masa pemulihan perlu menyesuaikan target sesuai kemampuan tubuh mereka.
Menurut para ahli, kunci utama dari rutinitas ini bukanlah mencapai angka tertentu secara instan, melainkan membangun kebiasaan sehat yang realistis dan berkelanjutan.
Dengan menjalankan pola sederhana tersebut secara konsisten, seseorang diyakini dapat merasakan peningkatan energi, suasana hati, serta kualitas kesehatan secara keseluruhan dalam jangka panjang.
Sumber Foto: Andrea Piacquadio / Pexels.com
Baca Juga:
- Semakin Banyak Orang Tua di Indonesia Mengenalkan Bahasa Asing Sejak Dini, Apa Dampaknya bagi Perkembangan Anak?
- Isi Liburan Sekolah Anak dengan Pengalaman Baru
- Masih Sering Lakukan Ini Saat Online? Waspada, Risiko Kejahatan Siber Mengintai
- One B JKT Festival 2026 Angkat Budaya Betawi Lewat Seni, Kuliner dan Runway
- Boy Group K-Pop Lngshot Akan Hadir Di Nba Rising Stars Invitational

