Buku l’Indonésie à la Maison diumumkan sebagai nominasi pada Gourmand Awards ke-31, yang akan diselenggarakan di Riyadh, Arab Saudi, pada tanggal 27–30 November 2025.
Nominasi ini merupakan pengakuan atas keunggulan buku tersebut dalam menampilkan kekayaan warisan kuliner Indonesia melalui resep-resep tradisional, cerita tentang sejarah dan tradisi kopi/coklat/teh dan rempah-rempah Indonesia, serta semangat kebersamaan dan berbagi.
l’Indonésie à la Maison mengajak para pembaca untuk menjelajahi cita rasa Indonesia, warna, dan kehangatan kuliner Nusantara langsung dari dapur mereka sendiri.
Didirikan pada tahun 1995 oleh Édouard Cointreau, Gourmand Awards merupakan ajang bergengsi yang setiap tahunnya memberi penghargaan kepada buku-buku masak dan publikasi gastronomi terbaik dari seluruh dunia
Sering disebut sebagai “Piala Dunia Buku Masak”, acara ini mempertemukan para penulis, koki, penerbit, dan pecinta kuliner dari lebih dari 200 negara untuk merayakan kreativitas dan keberagaman budaya gastronomi global.
“Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk menerima nominasi ini. l’Indonésie à la Maison bukan sekadar kumpulan resep — buku ini adalah jembatan antara budaya, sebuah ajakan untuk berdialog dan saling mengenal melalui bahasa universal: makanan,” ujar Eka MONCARRE.
l’Indonésie à la Maison menghadirkan perjalanan rasa dan cerita yang mendalam ke dalam dunia kuliner Indonesia. Melalui 100 resep masakan rumah Indonesia, sejarah dan tradisi produk-produk terbaik Indonesia, anekdot, serta foto-foto yang indah, buku ini merayakan kelezatan dan kekayaan tradisi kuliner yang penuh makna — sederhana namun elegan, otentik namun mudah diikuti.
Diterbitkan oleh La Maison De L’Indonesie Paris (House of Indonesia) pada tahun 2025, 270 halaman dan dalam 2 bahasa : Perancis dan Inggris, buku ini bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan keindahan budaya dan kuliner Indonesia kepada pembaca di seluruh dunia.
Didirikan hampir tiga dekade lalu, Gourmand Awards memberikan penghargaan kepada buku-buku makanan dan minuman terbaik dari lebih dari 200 negara.
Ajang ini telah menjadi wadah bergengsi bagi dunia kuliner dan penerbitan, menyoroti kekayaan tradisi serta talenta luar biasa yang menjaga warisan gastronomi dunia tetap hidup.
Sumber Foto: Istimewa
Baca Juga:
- Kelainan Saluran Kemih Anak Bisa Dideteksi Sejak Dalam Kandungan
- 5 Cara Tingkatkan Keamanan Siber di Era Digital
- Lugia Rilis Single Baru, Memberi Cinta
- Konferensi Fermentasi Indonesia di La Maison de l’Indonésie Paris Promosikan Warisan Gastronomi Nusantara
- Kolaborasi AstraZeneca Indonesia dan Rumah Sakit Kanker Dharmais Perkuat Diagnostik Presisi Kanker Melalui NGS

