MD Pictures merayakan rilis film terbarunya La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka dengan menggelar gala premiere baru-baru ini. Perhelatan tersebut berlangsung meriah dan dipadati ratusan orang yang ingin menonton drama terbaru produksi MD tersebut secara perdana sebelum tayang serentak di bioskop Tanah Air pada 14 Agustus mendatang.
Guna menampung antusiasme penonton yang membanjiri gala premiere, La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka diputar di dua studio sebanyak tiga kali. Selain red carpet, acara juga dimeriahkan dengan penampilan langsung dari Marshanda yang membawakan original soundtrack berjudul ‘Segalanya’ karya Andi Rianto dan Ria Leimena. Adapun penampilan Marshanda itu diiringi langsung oleh Andi Rianto dengan grand pianonya.
Pada gelaran red carpet yang dipadati para penggemar di sisi-sisinya, tampak hadir jajaran cast mulai dari Marshanda, Deva Mahenra, Ariel Tatum, Asri Welas, Patricia Gouw, Elmandsipasi, Reza Nangin, dan Benedictus Siregar. Selain para pemeran, gala premiere La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka juga tampak dihadiri oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan jajaran Kemenekraf. Sang Menekraf pun mengaku optimis fim tersebut dapat menjadi box office di negeri sendiri.
Dalam film ini, Marshanda memerankan Alina, seorang istri religius dengan dua anak yang sukses menjadi pengusaha jasa titip (jastip). Ia beradu akting dengan Deva Mahenra yang menjadi Reza (suaminya di film) dan Ariel Tatum yang berperan sebagai Asih, orang ketiga yang membawa noda dalam rumah tangga harmonis mereka.
Berkisah tentang luka seorang istri usai cintanya dikhianati sang suami yang memilih tenggelam dalam dosa bersama babysitter mereka La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka diangkat dari kisah viral oleh Elizasifaa. Sebelumnya, MD Pictures juga sukses mengadaptasi kisahnya berjudul Ipar adalah Maut yang difilmkan tahun lalu, juga dibintangi oleh Deva Mahenra dan berhasil meraih lebih dari 4,7 juta penonton.
Hanung Bramantyo yang ditunjuk sebagai sutradara La Tahzan: Cinta, Dosa, Luka mengungkapkan bahwa film ini membawa pesan penting sekali untuk penonton, lebih-lebih bagi yang sudah berkeluarga. “Kita membuat La Tahzan bukan untuk membela siapa-siapa, tapi menyuguhkan pesan penting sekali untuk keluarga… bahwa musuh yang paling besar adalah yang paling dekat dengan kita,” kata sang sutradara pada kesempatan jumpa pers.
Sementara itu, produser dan CEO MD Entertainment Manoj Punjabi mengungkapkan bahwa pihaknya memproduksi film ini lantaran ada nilai-nilai penting yang bisa membekali kaum hawa. “Mungkin karena film ini, (mereka) bisa menjadi lebih berani bicara dan ambil pendirian,” jelasnya. Pembuatan sebuah film tentu tidak terlepas dari aspek entertainment value. “Menarik kalau ada cerita yang it could happen to you. Itu jadi relate banget ke masyarakat. Menurut saya ini sesuatu yang cukup berani kita bikin di layar lebar,” sambungnya.
Sumber Foto: Stanley Chandra
Baca Juga:
- Kelainan Saluran Kemih Anak Bisa Dideteksi Sejak Dalam Kandungan
- 5 Cara Tingkatkan Keamanan Siber di Era Digital
- Lugia Rilis Single Baru, Memberi Cinta
- Konferensi Fermentasi Indonesia di La Maison de l’Indonésie Paris Promosikan Warisan Gastronomi Nusantara
- Kolaborasi AstraZeneca Indonesia dan Rumah Sakit Kanker Dharmais Perkuat Diagnostik Presisi Kanker Melalui NGS

