Mengonsumsi selai kacang setiap hari ternyata memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, selama dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Para ahli gizi menyebutkan bahwa selai kacang mengandung lemak sehat, protein nabati, serta berbagai vitamin dan mineral penting yang baik untuk tubuh.

Ahli gizi terdaftar, Lauren Manaker, menjelaskan bahwa selai kacang kaya akan lemak tak jenuh yang dapat mendukung kesehatan jantung dan fungsi otak. Selain itu, kandungan magnesium, vitamin E, dan niasin juga berperan penting dalam menjaga fungsi otot, kesehatan kulit, serta produksi energi.

Dalam satu porsi sekitar dua sendok makan, selai kacang mengandung sekitar 191 kalori, 7 gram protein, serta lemak sehat yang cukup tinggi. Meski tidak tergolong sumber protein utama, ahli gizi Kristen Lorenz mengatakan bahwa selai kacang tetap dapat membantu meningkatkan asupan protein harian, terutama bagi mereka yang menjalani pola makan berbasis nabati.

Konsumsi rutin selai kacang juga diketahui dapat meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Kombinasi lemak, protein, dan serat di dalamnya membantu memperlambat proses pencernaan dan menjaga kestabilan gula darah. Hal ini dinilai penting untuk mencegah lonjakan gula darah yang dapat meningkatkan risiko Diabetes Tipe 2.

Selain itu, kandungan lemak tak jenuh dalam selai kacang dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL), sehingga berkontribusi pada kesehatan jantung. Antioksidan seperti vitamin E juga berfungsi melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Namun demikian, konsumsi selai kacang juga memiliki potensi risiko jika berlebihan. Kandungan kalorinya yang tinggi membuat makanan ini mudah dikonsumsi secara berlebihan, yang pada akhirnya dapat mengganggu pengelolaan berat badan. Para ahli menyarankan untuk tetap memperhatikan porsi harian.

Secara umum, konsumsi 1 hingga 2 sendok makan selai kacang per hari masih tergolong aman dan dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Penting juga untuk memilih produk selai kacang yang tidak mengandung tambahan gula atau bahan lain, agar manfaat kesehatannya tetap optimal.

Sumber Foto: Pexels.com

Baca Juga: