KOSTCON Jakarta 2025 telah sukses digelar pada Sabtu malam lalu (2/8) di Indonesia Arena, GBK, yang menandai konser perdana dari rangkaian tur Asia konser OST drama Korea pertama di dunia ini. Ribuan penggemar K-Drama tumpah ruah menikmati malam penuh emosi, visual sinematik, dan nostalgia yang dikurasi dari deretan drama Korea paling ikonis.
Korean OST Concert (KOSTCON) 2025 yang digelar di Indonesia Arena Jakarta menjadi ajang nostalgia bagi para pecinta musik dan drama Korea. Menampilkan para musisi Korea Selatan seperti Lyn, Kim Bum Soo, Soyou, K.Will, Heize, Chen (EXO), dan Lee Mujin, sederet lagu-lagu OST hits drama Korea ditampilkan dengan aransemen penuh perasaan.

Konser dibuka dengan penampilan menyentuh dari Lee Mujin, yang membawakan lagu “Sweet” dari Business Proposal, langsung menyentuh hati para penonton dan menjadi pengantar sempurna menuju rangkaian emosi malam itu. Sedangkan lagu penutup dibawakan dengan sangat powerful oleh K.Will, melalui “Please Don’t” yang menutup konser dengan nuansa hangat dan tak terlupakan.
Beberapa lagu lainnya yang turut dibawakan di antaranya “Appear” dari OST Secret Garden oleh Kim Bum Soo, “Everytime” dari Descendants of the Sun oleh Chen EXO, “My Destiny” dari My Love from The Star oleh Lyn, “Miss You” dari Goblin oleh Soyou, hingga “Can You See My Heart” dari Hotel Del Luna oleh Heize. Setiap lagu membangkitkan kenangan emosional bagi para penonton yang sudah akrab dengan setiap kisah dramanya.
“Kami ingin menciptakan panggung di mana musik bukan sekadar latar drama, tapi menjadi tokoh utama. Jakarta menjadi kota pertama karena antusiasme penggemarnya luar biasa. Dan semalam, terbukti benar,” ungkap David Shin, CEO Kelebrity Worldwide, selaku inisiator KOSTCON.

Sebagai co-promotor lokal, TMC Indonesia memainkan peran krusial dalam menghadirkan KOSTCON ke Jakarta. Dipimpin oleh CEO Aulia Mahariza, TMC menargetkan kehadiran 10.000 penonton, dengan semangat inklusivitas dan koneksi lintas budaya. TMC Indonesia memastikan konser yang menghadirkan pengalaman yang tidak sekadar musikal, tetapi sinematik dan emosional ini dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas sehingga mereka dapat menikmati konser dengan aman dan nyaman. “Kami percaya semua orang berhak menikmati musik yang menginspirasi, dan kami senang bisa berbagi panggung emosional ini dengan mereka,” ujar Aulia.
Sementara itu, Myunggil Lee, Direktur dari Korean Management Federation (KMF) menambahkan, bahwa OST adalah kekuatan tersembunyi di balik kesuksesan drama Korea. “KOSTCON membuktikan bagaimana suara dapat menjadi jembatan lintas budaya dan bahasa,” katanya.

Konser yang disebut sebagai “The Most Dramatic Concert in the World” ini juga menyuguhkan elemen storytelling yang kuat. Penonton seolah dibawa masuk ke dalam drama favorit mereka lewat LED raksasa, tata cahaya yang emosional, serta transisi antar lagu yang mengalir seperti alur cerita.
Setelah Jakarta, KOSTCON akan melanjutkan tur ke Manila, Dubai, Bangkok, dan Penang hingga akhir Oktober 2025. Konser ini bukan hanya nostalgia, tapi perayaan atas musik yang telah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang di Asia.

