Sakit tenggorokan memang menyebalkan, tetapi merupakan salah satu gejala paling umum dari pilek, alergi musiman, dan penyakit lainnya. Kondisi ini bahkan bisa dipicu oleh hal-hal seperti paparan udara kering atau terlalu lama bernyanyi di konser.
Apa pun penyebabnya, makanan yang dikonsumsi dapat sangat memengaruhi waktu pemulihan dan tingkat kenyamanan tubuh, ujar ahli gizi terdaftar Samantha Peterson, MS, RD. Ia menjelaskan bahwa penting untuk memilih makanan yang dapat menenangkan peradangan dan menghindari makanan yang dapat memperburuk jaringan tenggorokan atau memicu produksi lendir berlebih. Jadi, apa saja makanan yang sebaiknya dihindari saat sakit tenggorokan? Berikut penjelasan para ahli gizi beserta alternatif yang disarankan.
Makanan Asam
Saat tenggorokan terasa sakit, sebaiknya hindari makanan dan minuman yang bersifat asam. Contohnya jus jeruk, jus lemon, tomat, dan saus tomat seperti marinara. Tingkat keasaman pada makanan tersebut dapat memperburuk peradangan pada lapisan tenggorokan dan membuat rasa perih serta panas semakin parah. Sebagai gantinya, pilih makanan dan minuman yang lebih lembut dan tidak asam, seperti buah-buahan bertekstur halus dan manis seperti pisang, pepaya, atau mangga, saran ahli gizi Maddie Pasquariello, MS, RDN.
Makanan Pedas
Mungkin terasa menggoda untuk mengonsumsi makanan pedas saat sakit tenggorokan, terutama karena indera perasa tidak terlalu peka atau karena rasanya yang lezat. Namun, makanan pedas dapat mengiritasi tenggorokan, terutama jika sakit tenggorokan disebabkan oleh batuk yang berlebihan. Jika tetap ingin makan sup pedas, kurangi tingkat kepedasannya dari biasanya. Atau, tunda dulu konsumsi makanan pedas sampai tenggorokan terasa lebih baik.
Makanan Renyah
Makanan kering dan renyah seperti pretzel, biskuit, atau roti panggang sebaiknya dihindari saat sakit tenggorokan. Makanan seperti ini dapat menggores dan memperparah iritasi, terutama ketika tenggorokan sudah terasa nyeri atau bengkak. Teksturnya yang kasar seperti amplas bagi jaringan yang sedang meradang. Lebih baik memilih makanan yang lembut dan mudah ditelan seperti ubi lembut, smoothie, sup hangat, atau oatmeal dengan tambahan madu. Makanan tersebut tidak hanya menenangkan dan memberikan kelembapan, tetapi juga membantu mempercepat proses penyembuhan.
Makanan dan Minuman yang Terlalu Panas
Minum teh atau kaldu panas mungkin terasa menenangkan sesaat, tetapi suhu yang terlalu tinggi dapat membakar tenggorokan dan memperparah gejala. Teh dan kaldu hangat jauh lebih baik karena lebih lembut bagi tenggorokan. Minuman dingin seperti smoothie dingin atau mengisap es batu juga dapat membantu meredakan rasa sakit.
Makanan yang Mengandung Banyak Produk Susu
Produk susu dingin mungkin terasa menenangkan pada awalnya, tetapi bagi sebagian orang, susu dapat membuat lendir menjadi lebih kental, sehingga memperburuk hidung tersumbat dan membuat tenggorokan terasa tidak nyaman. Makanan seperti milkshake dan es krim, serta makanan panas berbasis susu seperti saus krim, sebaiknya dihindari. Sebagai gantinya, coba minum smoothie dingin yang dibuat dengan susu almond, santan, yogurt kelapa, atau buah beku. Suhu dingin membantu menenangkan peradangan, sementara bahan nabati membantu mengurangi produksi lendir.
Minuman Berkafein
Kafein, seperti halnya alkohol, dapat menyebabkan dehidrasi yang membuat tenggorokan terasa lebih kering. Selain itu, kafein juga dapat mengganggu waktu tidur, padahal tubuh membutuhkan istirahat yang cukup untuk melawan infeksi. Pilihan terbaik adalah mengonsumsi teh herbal seperti chamomile, licorice root, slippery elm bark, atau marshmallow root. Tambahkan sedikit madu alami untuk memberikan rasa manis sekaligus membantu meredakan peradangan tenggorokan.
Sumber Foto: Pixabay / Pexels.com
Baca Juga:
- Artscience Museum Dan Oceanx Mengajak Pengunjung Menjelajahi Dunia Bawah Laut Luar Biasa Yang Jarang Terlihat Oleh Manusia
- La Maison De L’Indonésie Perkuat Diplomasi Ekonomi ASEAN Lewat Kunjungan ke Rungis Market Paris
- Akselerasi Digitalisasi UMKM Banjarmasin Lewat Program Kota Masa Depan
- Grab Luncurkan Corporate Dine Out, Urusan Jamuan Makan Kantor Kini Bebas Reimburse!
- 17 Tahun Kemudian, Slank Kembali Mengoyang Panggung Java Jazz

