Perubahan kondisi rambut seiring bertambahnya usia menjadi hal yang umum dialami banyak orang. Rambut yang dulunya kuat, berkilau, dan sehat di masa muda, perlahan bisa mengalami penipisan atau kerontokan. Para ahli menyebut, berbagai faktor seperti perimenopause, infeksi COVID-19 sebelumnya, konsumsi obat tertentu, hingga stres berperan besar dalam memengaruhi kesehatan rambut.

Namun, sebuah temuan menarik mengungkap bahwa olahraga kardio yang selama ini dikenal baik untuk jantung juga berpotensi membantu menjaga kesehatan rambut. Sejumlah dokter spesialis kulit yang fokus pada kesehatan rambut menyebut bahwa manfaat kardio tidak hanya berdampak langsung, tetapi juga tidak langsung terhadap kondisi rambut.

“Hubungan antara kesehatan rambut dan olahraga kardio memang tidak sepenuhnya sederhana dan masih perlu diteliti lebih lanjut,” ujar Dr. Viktoryia Kazlouskaya, dokter kulit bersertifikat ganda. Ia menambahkan, “Namun manfaat aktivitas kardiovaskular secara keseluruhan sudah sangat jelas, dan kaitannya dengan rambut cenderung bersifat tidak langsung.”

Salah satu manfaat utama kardio adalah meningkatkan sirkulasi darah. Dengan aliran darah yang lebih baik, folikel rambut mendapatkan lebih banyak oksigen dan nutrisi. “Kulit kepala adalah area dengan aliran darah tinggi, sehingga peningkatan kesehatan kardiovaskular dapat membantu distribusi nutrisi ke folikel rambut,” jelas Dr. Christina Han, dokter kulit sekaligus direktur medis.

Selain itu, olahraga juga berperan dalam mengelola kondisi metabolik seperti PCOS yang kerap dikaitkan dengan kerontokan rambut. “Olahraga adalah salah satu alat paling penting untuk mencegah dan mengelola perubahan metabolik yang pada akhirnya dapat memengaruhi rambut,” kata Dr. Kazlouskaya.

Faktor lain yang tak kalah penting adalah stres. Para ahli menegaskan bahwa stres memiliki hubungan erat dengan kerontokan rambut. “Stres dapat meningkatkan kadar hormon kortisol yang memengaruhi siklus pertumbuhan rambut,” ungkap Dr. Sharleen St. Surin-Lord, dermatolog dan pengajar di Howard University. Ia menjelaskan bahwa kondisi ini dapat mempercepat fase kerontokan rambut.

Kabar baiknya, olahraga kardio terbukti membantu menurunkan kadar kortisol. “Kardio membantu meningkatkan manajemen stres, ketahanan emosional, dan sirkulasi, sehingga dapat mencegah kerontokan rambut akibat stres,” ujar Dr. Julie de la Cruz, ahli bedah restorasi rambut.

Tak hanya itu, olahraga dengan intensitas sedang hingga tinggi juga mampu meningkatkan pertahanan antioksidan tubuh. “Hal ini dapat melindungi folikel rambut dari stres oksidatif yang mempercepat kerontokan,” tambah Dr. Brendan Camp, dermatolog.

Untuk mendapatkan manfaat optimal, para ahli menyarankan olahraga kardio dengan intensitas sedang seperti jogging, bersepeda, atau berenang. Durasi idealnya sekitar 20–30 menit per hari. Namun, olahraga berlebihan justru bisa berdampak sebaliknya.

“Latihan yang terlalu berat dan berlebihan dapat meningkatkan stres pada tubuh dan mengganggu fase pertumbuhan rambut,” kata Dr. Han. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara olahraga, pola makan sehat, dan istirahat cukup.

Sumber Foto: Engin Akyurt / Pexels.com

Baca Juga: