Asia Fashion Show (Indonesia) Show ke-2 resmi dibuka di Jakarta. Event ini menghadirkan perusahaan mode ternama, asosiasi industri, serta pembeli dari berbagai negara di Asia dan mancanegara.
Pameran tahun ini menghadirkan 202 perusahaan dari lebih dari 8 negara dan wilayah, dengan total 293 stan yang menampilkan berbagai produk unggulan. Hanya pada hari pertama saja, acara ini berhasil menarik lebih dari 12.000 pembeli, termasuk pemilik merek lokal, grosir, platform e-commerce, hingga perwakilan dari jaringan ritel besar, sehingga menciptakan suasana yang semarak dan dinamis di lokasi acara.

Diselenggarakan oleh QiYa Exhibition dan didukung oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) bersama sejumlah organisasi industri lainnya, Asia Fashion (Indonesia) Show terus mengusung misi “membawa desain ke mancanegara dan menyambut kemitraan dari luar negeri.”
Melanjutkan kesuksesan edisi perdana tahun lalu, pameran tahun 2025 ini hadir dengan skala yang lebih besar dan partisipasi internasional yang semakin luas.
Dalam upacara pembukaan, perwakilan penyelenggara menegaskan bahwa Asia Fashion Show ditujukan menjadi salah satu platform paling profesional dan berpengaruh di Asia bagi industri mode dan gaya hidup. Perwakilan APRINDO juga menyampaikan dukungannya, menekankan peran acara ini dalam memperkuat kerja sama bisnis sekaligus menciptakan peluang baru bagi pasar mode Indonesia.

Acara pembukaan ditutup dengan prosesi pemotongan pita yang dihadiri perwakilan dari berbagai negara, melambangkan babak baru kerja sama regional di sektor mode. Sepanjang hari pertama, sejumlah eksibitor dan pembeli telah mencapai kesepakatan bisnis awal, menegaskan kekuatan ajang ini sebagai sarana mempertemukan pelaku usaha.
Selain pameran produk, acara ini juga menghadirkan presentasi merek, sesi jejaring industri, dan pertunjukan mode, memberikan berbagai peluang bagi perusahaan untuk menjajaki pasar Indonesia sekaligus meningkatkan visibilitas merek mereka.
Dengan kehadiran internasional yang kuat serta keterlibatan pembeli yang tinggi, Asia Fashion (Indonesia) Show diproyeksikan menjadi penghubung penting antara manufaktur Asia dan permintaan global, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai pusat perdagangan mode utama di kawasan.
Sumber Foto: Istimewa
Baca Juga:
- BCA Syariah Bedah Makna “Sahabat” Bersama Ivan Gunawan, Fico Loygara, dan Ustaz Halim Ambiya
- Bawa Summer Horns, Dave Koz Kembali ke Panggung Java Jazz
- “Tribute to Erros Djarot” – Musisi Lintas Generasi Rayakan Karya-Karya Sang Maestro di Java Jazz Festival 2026
- 25 Tahun Janji Suci Yovie & Nuno
- Jon Batiste Tampil Berkilau di Java Jazz Festival 2026

