Mandi baik dengan air panas maupun dingin adalah rutinitas umum yang dilakukan hampir setiap orang. Selain untuk membersihkan tubuh, mandi juga membantu menenangkan pikiran dan menghilangkan penat setelah beraktivitas.
Namun, pernahkah Anda bingung menentukan suhu air yang paling tepat? Manakah yang sebenarnya lebih bermanfaat bagi tubuh? Seorang ahli kebugaran memberikan penjelasan mengenai manfaat mandi air panas dan dingin, serta bagaimana memilih yang paling sesuai untuk Anda.
“Sebagian besar orang memilih mandi air panas ketika ingin bersantai dan menenangkan diri,” ujar terapis berlisensi Meredith Van Ness, pemilik Balanced + Well Counseling.
“Air hangat membantu menenangkan tubuh dan memberi sinyal rasa aman pada sistem saraf. Sedangkan mandi air dingin biasanya dilakukan untuk mendapatkan dorongan energi cepat atau penyegaran mental. Dengan tren terapi rendam air dingin yang sedang populer, mandi air dingin menjadi versi rumahan yang praktis untuk menyeimbangkan sistem saraf.”
Manfaat Mandi Air Panas
“Mandi air panas menenangkan sistem saraf dan membantu mengurangi ketegangan otot,” kata Van Ness. “Air panas mempersiapkan tubuh untuk beristirahat dan tidur lebih nyenyak, serta memberikan momen nyaman dan menenangkan.
Selain itu, mandi air panas juga bisa menjadi jeda reflektif untuk bernapas dan menenangkan diri, serta meredakan nyeri ringan atau pegal setelah seharian beraktivitas.” Jadi, ketika tubuh atau pikiran terasa lelah, mandi air panas bisa menjadi pilihan terbaik untuk menenangkan diri sambil melepas penat.
Manfaat Mandi Air Dingin
Sebaliknya, mandi air dingin membantu membangkitkan kesegaran tubuh dan pikiran. “Air dingin menstimulasi saraf vagus dan membantu menjaga keseimbangan sistem saraf,” jelas Van Ness.
“Mandi air dingin meningkatkan kewaspadaan dan fokus, memperbaiki suasana hati melalui pelepasan endorfin, serta memperlancar sirkulasi darah dan meningkatkan energi. Selain itu, mandi air dingin juga membantu membangun ketahanan diri karena terbiasa menghadapi ketidaknyamanan dalam waktu singkat dapat memperkuat regulasi emosi.”
Suhu Mana yang Terbaik?
Menurut Van Ness, suhu mandi terbaik bergantung pada kebutuhan dan preferensi pribadi. “Semua tergantung pada apa yang dibutuhkan tubuh Anda hari itu,” ujarnya.
“Jika Anda merasa cemas atau terlalu terstimulasi, air hangat dapat membantu menenangkan. Namun jika Anda merasa lelah atau kurang bertenaga, akhiri dengan semburan air dingin untuk menyegarkan diri. Secara pribadi, saya tidak terlalu menyukai mandi air dingin, tapi saya tahu banyak orang yang menyukainya. Kuncinya adalah mencoba dan memperhatikan apa yang paling nyaman untuk tubuh Anda.”
Sumber Foto: Pixabay / Pexels.com
Baca Juga:
- Grab Luncurkan Corporate Dine Out, Urusan Jamuan Makan Kantor Kini Bebas Reimburse!
- 17 Tahun Kemudian, Slank Kembali Mengoyang Panggung Java Jazz
- BCA Syariah Bedah Makna “Sahabat” Bersama Ivan Gunawan, Fico Loygara, dan Ustaz Halim Ambiya
- Bawa Summer Horns, Dave Koz Kembali ke Panggung Java Jazz
- “Tribute to Erros Djarot” – Musisi Lintas Generasi Rayakan Karya-Karya Sang Maestro di Java Jazz Festival 2026

