Memperingati Hari Kartini 2026, Grab Indonesia kembali menghadirkan  rangkaian inisiatif “Jejak Aksi Kartini Masa Kini” untuk memperluas upaya pemberdayaan ratusan perempuan di berbagai lini ekosistemnya. Program  ini mencakup  pelatihan keamanan diri di jalan bagi Mitra Pengemudi Perempuan, literasi keuangan dan pengembangan usaha bagi Mitra Merchant pelaku UMKM perempuan, serta sesi inspiratif bagi generasi muda perempuan di bidang teknologi. Upaya ini menegaskan komitmen Grab dalam menciptakan ruang yang lebih aman, inklusif, dan penuh peluang untuk perempuan Indonesia di era digital.

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia, menekankan bahwa  pemberdayaan sejati terjadi ketika perempuan memiliki akses, kapabilitas, kepercayaan diri, dan rasa aman untuk berkembang. “Di Grab, kami ingin memastikan setiap perempuan di dalam ekosistem memiliki ruang untuk tumbuh dan mandiri. Fokus kami adalah memberikan mereka wadah untuk berkembang, sehingga mereka mampu membuka jalan dan menginspirasi perempuan lainnya untuk menciptakan dampak yang lebih luas.”

Semangat tersebut tercermin dalam keseluruhan ekosistem di Grab Indonesia. Kini, perempuan mengisi 50% posisi kepemimpinan tingkat C-level di Grab. Dalam lingkaran komunitas Mitra Pengemudi Grab se-Asia Tenggara, terdapat lebih dari 180.000 Mitra Pengemudi Perempuan yang telah memperoleh peluang untuk berpenghasilan secara mandiri. Selain itu, lebih dari 61% Mitra Merchant di platform Grab merupakan pelaku UMKM perempuan yang turut menopang ekosistem ekonomi digital. Capaian ini menjadi fondasi bagi Grab untuk terus memperluas inisiatif pemberdayaan dalam ekosistemnya. Berikut tiga langkah nyata Grab dalam mendukung perempuan Indonesia untuk berdaya dan bertumbuh di momen Hari Kartini 2026:

  1. Membekali Mitra Pengemudi Perempuan dengan Keterampilan Bela Diri untuk Keamanan di Jalan

Keamanan menjadi aspek utama dalam mendukung keselamatan perempuan di jalan. Di Grab, Mitra Pengemudi perempuan yang dikenal sebagai Wiramudi menjadi bagian penting yang terus didukung, khususnya dalam aspek keselamatan saat bekerja di jalan. Lewat program NGERUMPI (Ngobrol Seputar Masalah Wiramudi), Grab menjawab hal tersebut dengan menghadirkan workshop bertajuk “Jaga Diri di Jalan: Self-Defense untuk Perempuan Berkendara”. Melalui sesi interaktif bersama instruktur bela diri profesional, para peserta dibekali teknik dasar perlindungan diri, mulai dari cara menghadapi ancaman hingga meningkatkan kesadaran situasional saat bekerja di jalan. 

Dennis Laoh, Internationally Accredited Urban Self Protection Coach, sekaligus pengajar di Gym Bela Diri Kida Dharmawangsa, menambahkan, “Kemampuan dasar untuk melindungi diri bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal kesiapan mental dan kesadaran situasional. Dengan latihan yang tepat, perempuan dapat lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai situasi di ruang publik, termasuk saat bekerja di jalan.”

Pada kesempatan yang sama, Putri Herawati, Mitra Pengemudi GrabCar,  menyampaikan “Senang banget bisa ikut pelatihan ini bareng mpok dan tante sesama Mitra Pengemudi perempuan. Saya jadi lebih kebayang harus gimana kalau ada situasi nggak enak di jalan. Apalagi sekarang juga dibantu sama fitur keamanan lewat aplikasi buat driver, seperti tombol keamanan dan kamera Dashcam. Jadi lebih tenang dan pede setiap narik”.

  1. Mendukung Mitra UMKM Perempuan dalam Mengelola Keuangan dan Mengembangkan Usaha

Untuk memperkuat kemandirian finansial pelaku UMKM perempuan, Grab juga menghadirkan program SERABI (Sekumpulan Perempuan Bisa) yang berfokus pada pemberdayaan Mitra Merchant perempuan. Melalui workshop bertajuk “Proteksi Dana Darurat & Modal Sehat”, para peserta  dibekali pemahaman praktis tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan,  mulai dari membedakan modal produktif dengan pinjaman berisiko, tips menyisihkan sebagian keuntungan untuk dana darurat usaha, hingga cara mengidentifikasi kebocoran pengeluaran seperti pengeluaran kecil yang tidak tercatat, promosi berlebihan, dan biaya operasional yang kurang efisien. 

Ayu Sara Herlia, Financial Planner, yang hadir sebagai pembicara dalam sesi workshop SERABI menyampaikan, “Bagi pelaku UMKM, pengelolaan keuangan yang sehat menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan bisnis. Dengan memahami cara mengatur arus kas dan membangun dana darurat, pelaku usaha dapat lebih siap menghadapi tantangan sekaligus mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan.”

Trivena Florentina, Mitra Merchant Grab  dan pemilik kedai Bakso Bakar Mantapz & Bakmi Ayam Bahagia turut membagikan pengalamannya, “Banyak insight baru yang saya dapatkan, terutama soal cara mengelola keuangan usaha. Sekarang, saya jadi lebih paham cara mengatur arus kas dan pentingnya dana darurat,  jadi lebih siap untuk mengembangkan usaha ke depannya.”

Melalui inisiatif ini, Grab membantu meningkatkan pendapatan dan mendorong kemandirian finansial bagi perempuan pelaku UMKM. Untuk mendukung pertumbuhan usaha perempuan secara lebih berkelanjutan, Grab juga membuka akses pembiayaan usaha melalui GrabModal. Hingga saat ini, Grab telah menyalurkan lebih dari Rp6 triliun pembiayaan kepada lebih dari 445.000 Mitra Pengemudi dan Mitra UMKM melalui program GrabModal Mantul dan GrabModal Narik. Akses pembiayaan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha, termasuk perempuan, untuk mengembangkan usaha, menjaga arus kas, memperkuat modal kerja, serta memperluas skala bisnis secara berkelanjutan.

  1. Menginspirasi Generasi Muda Perempuan di Bidang Teknologi

Sebagai langkah nyata untuk mendukung kepemimpinan perempuan di era AI, Grab berkolaborasi dengan Google Developer Group (GDG) Jakarta menyelenggarakan “Women Techmakers: Break the Pattern” pada Minggu, 26 April 2026, di Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan praktisi perempuan di bidang teknik, produk, dan data melalui rangkaian talkshow inspiratif tentang kepemimpinan perempuan, workshop AI-driven design, hingga Live Codelab pembuatan solusi AI secara langsung. Melalui keterlibatan para pemimpin perempuan Grab di bidang teknologi, inisiatif ini bertujuan mendorong lebih banyak perempuan untuk mengambil peran strategis untuk menciptakan dampak yang lebih besar melalui inovasi teknologi.

Sejalan dengan semangat pemberdayaan tersebut, Grab juga mempersiapkan program “STEM Talks” pada 8 Mei 2026 mendatang sebagai wadah bagi mahasiswa perempuan untuk mengeksplorasi peluang di industri teknologi melalui sesi berbagi wawasan tentang Tech for Impact. Dengan menghadirkan sosok inspiratif seperti Sabrina Anggraini (Kreator Konten) bersama para pemimpin perempuan Grab di bidang teknologi, program ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai peran penting perempuan dalam menciptakan solusi digital yang berdampak luas.

Melalui rangkaian inisiatif “Jejak Aksi Kartini Masa Kini”, Grab percaya bahwa pemberdayaan bagi perempuan bukan hanya tentang membuka akses, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang memungkinkan perempuan untuk terus tumbuh dan membawa dampak lebih luas bagi keluarga, komunitas, dan masyarakat.

Sumber Foto: Istimewa

Baca Juga: