Dunia mode tengah berduka atas berpulangnya maestro fashion dunia, Giorgio Armani. Sang legenda yang dikenal sebagai arsitek keanggunan meninggalkan jejak abadi dalam setiap potongan kain, siluet, dan detail yang ia ciptakan.
Angel Berlian, Fashion Designer sekaligus CEO DJIBRAN Enterprise, menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian Armani. Menurutnya, Armani bukan sekadar desainer internasional, melainkan sosok inspiratif yang menuntunnya dalam berkarya di industri fashion.
“Bagi saya, kemewahan sejati yang diajarkan Armani bukanlah tentang pameran, melainkan kualitas, potongan, dan detail yang tak terlihat oleh mata awam,” ujar Angel.
Ia menambahkan, di tengah era mode yang serba glamor dan berlebihan, Armani berani memilih kesederhanaan. Konsistensi dan elegansi membuat karyanya tetap abadi melampaui tren. “Armani memiliki kekuatan untuk membuat pemakainya merasa percaya diri, berwibawa, namun tetap nyaman,” lanjutnya.
Lebih dari sekadar busana, Armani meninggalkan warisan nilai dan integritas desain. Bagi para desainer muda, termasuk Angel Berlian, legacy Armani adalah pengingat bahwa visi yang jelas, keahlian, dan dedikasi merupakan harta paling berharga dalam industri mode.
“Selamat jalan, Maestro. Dunia mode mungkin kehilangan fisik Anda, tetapi semangat timeless elegance akan terus hidup, mengilhami, dan menjadi mercusuar bagi kami semua untuk terus berinovasi,” tutup Angel.
Sumber Foto: Istimewa
Baca Juga:
- 80% Masyarakat Indonesia Merasakan Tekanan Biaya Hidup
- Vero dan BurdaLuxury Ungkap Bagaimana Fine Dining Mewah di Asia Tenggara Membentuk Gaya Hidup melalui Studi Terbaru
- Kelainan Saluran Kemih Anak Bisa Dideteksi Sejak Dalam Kandungan
- 5 Cara Tingkatkan Keamanan Siber di Era Digital
- Lugia Rilis Single Baru, Memberi Cinta

