Dunia mode tengah berduka atas berpulangnya maestro fashion dunia, Giorgio Armani. Sang legenda yang dikenal sebagai arsitek keanggunan meninggalkan jejak abadi dalam setiap potongan kain, siluet, dan detail yang ia ciptakan.
Angel Berlian, Fashion Designer sekaligus CEO DJIBRAN Enterprise, menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian Armani. Menurutnya, Armani bukan sekadar desainer internasional, melainkan sosok inspiratif yang menuntunnya dalam berkarya di industri fashion.
“Bagi saya, kemewahan sejati yang diajarkan Armani bukanlah tentang pameran, melainkan kualitas, potongan, dan detail yang tak terlihat oleh mata awam,” ujar Angel.
Ia menambahkan, di tengah era mode yang serba glamor dan berlebihan, Armani berani memilih kesederhanaan. Konsistensi dan elegansi membuat karyanya tetap abadi melampaui tren. “Armani memiliki kekuatan untuk membuat pemakainya merasa percaya diri, berwibawa, namun tetap nyaman,” lanjutnya.
Lebih dari sekadar busana, Armani meninggalkan warisan nilai dan integritas desain. Bagi para desainer muda, termasuk Angel Berlian, legacy Armani adalah pengingat bahwa visi yang jelas, keahlian, dan dedikasi merupakan harta paling berharga dalam industri mode.
“Selamat jalan, Maestro. Dunia mode mungkin kehilangan fisik Anda, tetapi semangat timeless elegance akan terus hidup, mengilhami, dan menjadi mercusuar bagi kami semua untuk terus berinovasi,” tutup Angel.
Sumber Foto: Istimewa
Baca Juga:
- Kolaborasi GrabAds Bersama SPRITE dan BEAR BRAND Raih Pengakuan Internasional
- Nuanu Memperluas Program Seni Kontemporer melalui Kolaborasi dengan Kolektif Seni Independen
- Jelang Hari Anak Nasional, Anak Indonesia Awards 2026 Beri Apresiasi bagi Anak Berprestasi
- 10 Bandara Tersibuk Dunia 2026, Dubai dan Tokyo Tempel Ketat Atlanta
- Ingin Hari yang Lebih Bahagia? Peneliti Ungkap 7 Aktivitas yang Paling Layak Dilakukan

