Perayaan malam pergantian tahun menyatukan jutaan orang di berbagai belahan dunia. Dari kembang api megah hingga acara serba sederhana, masyarakat menyambut tahun 2026 dengan harapan akan masa depan yang lebih damai dan penuh kebahagiaan.
Saat jarum jam tepat menunjukkan pukul 00.00 di Jepang, lonceng kuil berdentang menggema sebagai pertanda masuknya tahun baru. Sebagian warga memilih mendaki gunung demi menyaksikan matahari pertama di awal tahun, sementara di Dubai, pertunjukan cahaya berpadu aksi jet ski salto menerangi langit. Di Times Square, New York City, ribuan orang menantang dinginnya udara demi menyaksikan jatuhnya bola kristal ikonik.
Kemeriahan Eropa dan Seruan Perdamaian
Di berbagai kota besar Eropa, pesta kembang api kembali digelar di landmark ternama seperti Colosseum Roma hingga London Eye. Jalanan Champs-Élysées Paris dipadati wisatawan dan warga. Taissiya Girda, turis asal Kazakhstan berusia 27 tahun, menyampaikan harapan sederhana namun menyentuh, “Saya ingin melihat orang-orang bahagia di sekitar saya, tidak ada perang di mana pun. Rusia, Ukraina, Palestina, Israel saya ingin semua orang hidup dengan damai.”
Di Skotlandia, yang merayakan Hogmanay, Perdana Menteri John Swinney mengajak warganya meneladani pesan lagu Auld Lang Syne karya Robert Burns: saling menunjukkan kebaikan kecil. Sementara itu, Yunani dan Siprus memilih mengganti kembang api keras dengan piroteknik berisik rendah demi kenyamanan anak-anak dan hewan peliharaan.
Timur Tengah Semarak, Palestina Penuh Harapan
Qatar dan Uni Emirat Arab menyajikan pesta kembang api spektakuler yang menerangi langit malam. Ribuan warga memadati distrik Lusail, Qatar, sedangkan gedung tertinggi dunia di Dubai menjadi pusat perhatian dengan pertunjukan cahaya dan ledakan kembang api. Abu Dhabi menampilkan hitungan mundur lewat formasi drone sebelum pesta kembang api dimulai.
Namun di Gaza, perayaan berlangsung dalam suasana prihatin. Warga yang telah dua tahun terdampak perang antara Israel dan Hamas berharap tahun baru membawa titik akhir konflik. “Kami berharap ini tahun yang baik bagi rakyat Palestina,” ujar warga setempat Faraj Rasheed. Yang lain mengenang tahun lalu sebagai masa kehilangan. “Perang membuat kami terhina,” kata Mirvat Abed Al-Aal, yang mengungsi dari Rafah.
Asia-Pasifik: Kembang Api di Auckland, Tantangan di Sydney
Negara-negara Pasifik menjadi yang pertama mengakhiri 2025. Auckland menyalakan 3.500 kembang api dari Sky Tower, disusul dua jam kemudian oleh Sydney. Namun, perayaan di kota terbesar Australia itu berlangsung di bawah bayang-bayang tragedi penembakan massal terburuk dalam 30 tahun terakhir. Penjagaan keamanan diperketat, dan sebelum pesta kembang api dimulai, masyarakat mengheningkan cipta mengenang korban. “Kita harus menunjukkan keteguhan. Jangan biarkan teror membuat kita takut,” tegas Perdana Menteri New South Wales, Chris Minns.
Indonesia & Hong Kong Pilih Rayakan dengan Empati
Di Indonesia, sejumlah kota menahan diri menggelar pesta besar sebagai bentuk solidaritas terhadap korban banjir dan longsor di Sumatra yang menewaskan lebih dari 1.100 jiwa. Jakarta memilih program doa dan refleksi, sementara Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengimbau warganya untuk mengurangi pesta. “Empati lebih bermakna daripada kembang api,” pesannya. Bali juga membatalkan pesta kembang api, menggantinya dengan pertunjukan seni tradisional.
Hong Kong pun menggelar perayaan lebih tenang setelah kebakaran besar merenggut 161 nyawa pada November lalu. Delapan gedung ikonik berubah menjadi layar hitung mundur yang memancarkan pertunjukan cahaya tiga menit.
Tradisi Asia Timur Tetap Mengakar
Tradisi tetap hidup di Jepang dan Korea Selatan. Warga Tokyo berkumpul di kuil Buddha untuk memukul lonceng tengah malam, sementara di Seoul, dentang lonceng Bosingak kembali menjadi simbol pergantian tahun.
Yunani & Siprus Pertahankan Suasana Hening
Selain pertunjukan cahaya, Yunani dan Siprus kembali menghadirkan pesta kembang api berisik rendah demi mengurangi gangguan suara yang ekstrem langkah yang disebut pemerintah sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak dan hewan.
Sumber Foto: Jay Brand / Pexels.com
Baca Juga:
- Kelainan Saluran Kemih Anak Bisa Dideteksi Sejak Dalam Kandungan
- 5 Cara Tingkatkan Keamanan Siber di Era Digital
- Lugia Rilis Single Baru, Memberi Cinta
- Konferensi Fermentasi Indonesia di La Maison de l’Indonésie Paris Promosikan Warisan Gastronomi Nusantara
- Kolaborasi AstraZeneca Indonesia dan Rumah Sakit Kanker Dharmais Perkuat Diagnostik Presisi Kanker Melalui NGS

