Menjelang Lebaran, media sosial sering menampilkan inspirasi rumah dengan ruang tamu tertata sampai ke sudut ruangan. Padahal, yang terjadi di setiap rumah kurang lebih sangat berbeda dengan kesempurnaan yang ditampilkan.

 Ruang tamu menampung lebih banyak orang, meja makan yang selalu penuh, dan sudut-sudut rumah dipakai di luar kebiasaan harian. Di tengah tren yang ada, banyak keluarga menghadapi tantangan yang sama. Yaitu, bagaimana caranya membuat rumah tetap nyaman tanpa harus melakukan renovasi atau pembelian besar. 

Menurut Alfinda Krista Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia, kunci persiapan Lebaran bukan pada tampilan yang sempurna, melainkan pada fungsi ruang yang mampu beradaptasi. “Saat jumlah orang dan aktivitas meningkat, ruang perlu fleksibel. Furnitur yang mudah dipindahkan, penyimpanan serbaguna, dan pembagian area yang jelas akan membuat rumah terasa lebih siap tanpa harus diubah total.”

Dengan pendekatan tersebut, persiapan rumah menjelang Hari Raya dapat dimulai dari penyesuaian sederhana yang langsung menjawab kebutuhan ruang sehari-hari. Berikut beberapa situasi umum yang kerap terjadi saat Lebaran dan alternatif penataan yang bisa diterapkan secara praktis.

Kursi Duduk Tidak Mencukupi

Ketika tamu datang bersamaan, kursi di ruang tamu sering kali tidak cukup. Akibatnya, sebagian tamu berdiri atau berpindah ke area lain yang kurang nyaman untuk berbincang.

Solusinya bukan menambah furnitur permanen, melainkan menyediakan opsi tambahan yang fleksibel. Kursi lipat seperti TORPARO dapat disimpan sehari-hari dan digunakan saat dibutuhkan. Setelah acara selesai, ruang dapat kembali seperti semula tanpa terasa sesak.

Area Sajian Terpusat dan Terlalu Padat

Meja utama sering menjadi pusat semua hidangan, mulai dari minuman hingga makanan berat. Kondisi ini membuat tamu sulit bergerak dan tuan rumah kerepotan mengatur ulang sajian.

Pembagian fungsi meja dapat membantu. Meja tambahan berukuran ringkas atau troli serbaguna seperti RÅSKOG bisa dimanfaatkan untuk memisahkan minuman dan kudapan dari hidangan utama. Dengan distribusi yang lebih rapi, alur pergerakan tamu menjadi lebih lancar.

Barang Mudah Menumpuk di Ruang Tamu

Tas, kemasan makanan, hingga mainan anak sering kali menumpuk di area utama saat rumah ramai. Tanpa tempat penyimpanan yang jelas, ruangan cepat terlihat penuh.

Menggunakan penyimpanan tertutup dapat menjadi langkah praktis. Kotak seperti VESSLA atau kabinet dengan pintu memungkinkan barang disimpan dengan cepat tanpa perlu merapikan secara detail di tengah suasana sibuk. 

Rumah Terasa Sama Seperti Hari Biasa

Meski sudah dibersihkan, suasana rumah kadang tidak terasa berbeda karena tidak ada elemen yang diperbarui.

Penyegaran sederhana melalui tekstil dapat memberi perubahan visual yang signifikan. Mengganti sarung bantal, taplak meja, atau tirai adalah cara yang lebih efisien dibanding mengganti furnitur besar, namun tetap memberi nuansa berbeda saat tamu datang.

Peralatan Makan Tidak Seragam

Banyak keluarga memiliki koleksi peralatan makan yang beragam sehingga tampilan meja terlihat kurang menyatu.

Sumber Foto: Istimewa

Baca Juga: