Di balik kilau panggung runway, ada kisah perjuangan yang tak banyak diketahui dari seorang gadis muda bernama Kesia Aprillianty.

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung ini bukan hanya berprestasi di bidang akademik, tapi juga berhasil mencatatkan namanya di dunia modeling, meski memulainya dari ketidakyakinan dan rasa malu di depan publik.

Kecintaannya pada dunia modeling bermula saat ia duduk di bangku SD. Saat itu, ia pertama kali ikut lomba fashion show di sekolahnya dalam rangka perayaan Imlek. “Aku sebenarnya pemalu banget, bahkan mama sering bujuk-bujuk aku ikut lomba modeling, tapi aku selalu nolak karena gak pede,” kenang Kesia.

Namun semuanya berubah saat ia duduk di SMP. “Aku mulai sering nonton ajang-ajang pageant. Terus suatu hari ditawari guru untuk ikut lomba fashion show lagi, dari situ aku tekad banget buat belajar dan bisa juara,” ujarnya.

Demi mengejar mimpi itu, Kesia pun mulai bergabung dengan sanggar modeling dan melatih dirinya lebih serius.

Salah satu sosok yang menginspirasi Kesia adalah Sonia Fergina Citra, Puteri Indonesia 2018 asal Bangka Belitung. “Aku suka banget sama dia. Cantik, pintar, dan baik hati. Dia jadi motivasi aku untuk berani bermimpi bisa seperti dia,” tutur Kesia dengan mata berbinar.

Meski begitu, jalan menuju panggung modeling tak selalu mulus. Ia pernah mengalami perundungan karena postur tubuhnya. “Dulu aku gemuk, jalanku jelek, kulitku kusam. Banyak yang bilang aku gak cocok jadi model. Tapi aku gak menyerah. Aku terus latihan dan belajar,” ucapnya.

Berkat semangat dan dukungan dari orang tua, manajer, dan pelatih di Vici Model Management, perlahan Kesia menunjukkan kemampuan dan potensinya. Kini, deretan prestasi telah ia raih, antara lain Miss Chinese Bangka Belitung 2023, Miss Chinese Indonesia Best Performance 2023, CON WPI 2022, 1st Runner Up Cici Babel 2022, 2nd Runner Up Miss Teen Grand Model Indonesia 2021.

“Yang paling aku syukuri adalah bisa membuktikan bahwa kecantikan itu tidak terbatas pada satu standar saja. Aku ingin menjadi representasi dari keberagaman dan membawa dampak positif untuk industri fashion dan masyarakat luas,” tegasnya.

Kini, di usia 19 tahun, Kesia punya satu misi penting: menyebarkan pesan positif kepada generasi muda, khususnya Gen Z. “Aku ingin teman-teman seusiaku gak hanya fokus pada hasil akhir, tapi menghargai prosesnya. Jangan takut gagal, karena kegagalan itu bagian dari pembelajaran,” pesannya.

Sumber Foto: Istimewa

Baca Juga: