Specta Flora Festival (SFF) 2026 memperkenalkan Kinaranindya Zelena sebagai model dalam teaser pembuka ajang tahunan tersebut. Terpilihnya model muda ini dinilai mampu merepresentasikan nilai kreativitas, keindahan, serta semangat festival yang inklusif dan ramah anak.
Dwi Lili Indayani, Ketua Pelaksana, SFF mengatakan Specta Flora Festival merupakan ajang tahunan sebagai respons atas permasalahan melimpahnya produksi bunga potong, khususnya pada bulan Suro, ketika minim kegiatan pernikahan dan acara besar.
Kondisi tersebut membuat hasil panen petani bunga sulit terserap pasar, padahal bunga potong harus terus dipanen agar kualitas dan produktivitas tetap terjaga.
Melalui festival ini, para petani dan pelaku usaha tanaman hias mendapat wadah promosi serta solusi kreatif untuk memasarkan produk mereka.
Sejak awal penyelenggaraannya, SFF dibangun melalui kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah, komunitas, stakeholder, serta pelaku industri bunga. Seiring berjalannya waktu, ekosistem kolaborasi ini terus berkembang dan memperkaya konsep festival.
Specta Flora Festival 2026 menggandeng semakin banyak kolaborator, seperti Gerakan Ekonomi Kreatif Indonesia, Ikatan Perangkai Bunga Indonesia, Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia, Young Ambassador Agriculture Indonesia, Duta Petani Milenial Indonesia, hingga komunitas supplier bunga potong. =
Dan salah satu kolaborasinya adalah bersama MUA Malang Raya, yang menghadirkan konsep fairy tale dalam teaser festival. Melibatkan tim make up Kinara yaitu MUA and Hair Do J.lons, Stylist dan Aksesoris Nuries Design. Sementara untuk gaun yang digunakan memakai rancangan dari desainer Alben Ayub Andal dari Surabaya dan Nandio Jakarta.
Dalam kolaborasi tersebut, Kinaranindya Zelena terpilih sebagai model. Kinara dinilai mampu menampilkan ekspresi yang kuat, profesional, dan total dalam pemotretan teaser.
Penyelenggara SFF menyebut kerja sama ini berjalan sangat kolaboratif dan memberikan kesan luar biasa sejak pemotretan pertama.
Pemotretan teaser dilakukan di Batu Love Garden (Baloga), salah satu unit Jatim Park Group yang dikenal sebagai kawasan produksi dan wisata bunga. Lokasi ini dipilih karena sejalan dengan visi festival serta mendukung visualisasi keindahan bunga dalam konsep kreatif yang diusung.
Melalui keterlibatan Kinaranindya, Specta Flora Festival 2026 ingin menegaskan festival ini terbuka untuk semua kalangan, termasuk anak-anak. Apalagi, SFF digelar bertepatan dengan masa liburan sekolah, sehingga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman edukatif, kreatif, dan menyenangkan bagi keluarga.
Sumber Foto: Istimewa
Baca Juga:
- Kelainan Saluran Kemih Anak Bisa Dideteksi Sejak Dalam Kandungan
- 5 Cara Tingkatkan Keamanan Siber di Era Digital
- Lugia Rilis Single Baru, Memberi Cinta
- Konferensi Fermentasi Indonesia di La Maison de l’Indonésie Paris Promosikan Warisan Gastronomi Nusantara
- Kolaborasi AstraZeneca Indonesia dan Rumah Sakit Kanker Dharmais Perkuat Diagnostik Presisi Kanker Melalui NGS

