Ajang One B Ethnic Fashion Week 2025 di One Bellpark Mall, Jakarta, yang digelar belum lama ini menjadi lebih dari sekadar perayaan mode.
Di bawah tema “Bangga Berwastra, Berkarya untuk Nusantara,” acara yang digagas oleh Anggalang by Omar ini menyalakan semangat inklusi dan keberagaman dalam dunia fashion.
Tak hanya menjadi wadah bagi desainer untuk menampilkan karya berbasis Wastra Nusantara, ajang ini juga membuka panggung bagi anak-anak istimewa untuk menunjukkan potensi mereka.
Salah satu yang berpartisipasi adalah Ruth Stephanie, penyandang Down Syndrome yang tampil percaya diri dan memenangkan kategori istimewa di One B Ethnic Fashion Week 2025.
Sang ibu, Ruth Stephani, bangga melihat penampilan putrinya.
“Ruth tumbuh dengan semangat dan cinta pada panggung sejak kecil. Harapan saya, anak-anak istimewa lain juga bisa diberi kesempatan yang sama untuk berkarya,” ujarnya.
Dukungan dari Anggalang by Omar menjadi salah satu pendorong bagi Ruth untuk terus melangkah.
Kini, Ruth aktif menari dan bahkan ikut talent show Hip Hop, menandai babak baru perjalanan inspirasinya.
Tak kalah, ada Jeslyn Tjengnis, gadis berusia sepuluh tahun penyandang sindrom mikrosefali, juga menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Dengan semangat yang luar biasa, Jesslyn berhasil meraih penghargaan The Best Talent kategori istimewa.
Di bawah bimbingan ibunya, Catherine Sumanto, ia tumbuh menjadi pribadi yang ceria, kreatif, dan percaya diri.
“Jesslyn suka sekali tampil di depan kamera, membuat vlog, dan menari. Itu muncul dari dirinya sendiri,” tutur Catherine bangga.
Selain aktif di dunia modeling dan tari, Jesslyn juga pernah menjadi First Runner Up Putra Putri Kebaya 2025, membuktikan semangatnya untuk berkarya tak pernah surut.
Sumber Foto: istimewa
Baca Juga:
- “Tribute to Erros Djarot” – Musisi Lintas Generasi Rayakan Karya-Karya Sang Maestro di Java Jazz Festival 2026
- 25 Tahun Janji Suci Yovie & Nuno
- Jon Batiste Tampil Berkilau di Java Jazz Festival 2026
- Mahasiswi UIC College Rilis Lima Lagu dan Garap Soundtrack Film di Tengah Kesibukan Kuliah
- DWP2026 Kembali ke Tempatnya Semula

