Saat mendengar kata “serat”, banyak orang langsung teringat pada kacang-kacangan sebagai sumber utama. Namun menurut Mindy Haar, Assistant Dean, Undergraduate Affairs, School of Health Professions, NYIT, serat tidak hanya bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan lainnya—dan bisa ditemukan dalam berbagai makanan lain, bahkan dalam jumlah lebih banyak daripada kacang.
“Serat terdiri dari dua jenis: larut dan tidak larut. Keduanya memiliki fungsi penting dalam tubuh, mulai dari menurunkan kolesterol, mengontrol gula darah, hingga memberikan rasa kenyang lebih lama,” jelas Haar.
Ia menambahkan, kebutuhan serat harian untuk perempuan adalah sekitar 28 gram dan 35 gram untuk laki-laki. Namun kenyataannya, sebagian besar orang dewasa masih belum mencapai angka tersebut. Meskipun kacang mengandung sekitar 6-9 gram serat per porsi, ada beberapa makanan lain yang memiliki kandungan serat lebih tinggi. Berikut enam di antaranya:
Artichoke
Artichoke kaya akan inulin, sejenis serat yang dapat menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. Bentuk kalengan atau dalam toples bisa menjadi tambahan praktis dalam salad atau sandwich.
Kandungan serat: 9,6 gram per cangkir
Raspberry
Buah mungil ini bukan hanya segar dan lezat, tapi juga kaya serat dan vitamin. Cocok dijadikan camilan sehat atau dicampurkan dalam smoothie.
Kandungan serat: 8,0 gram per cangkir
Labu (Pumpkin)
Tak hanya populer saat musim gugur, labu juga memiliki kandungan serat tinggi. Labu kalengan bisa menjadi cara praktis menambah serat harian, bahkan di luar musim.
Kandungan serat: 7,1 gram per cangkir
Biji Chia
Ukurannya kecil, tapi manfaatnya besar. Satu sendok makan biji chia mengandung sekitar 5 gram serat. Cocok ditaburkan ke dalam yogurt, oat, atau smoothie.
Kandungan serat: 10 gram per ons
Biji Rami (Flax Seeds)
Dapat dikonsumsi dalam bentuk utuh atau bubuk, biji rami adalah tambahan kaya serat untuk sereal, yogurt, atau salad.
Kandungan serat: 7,5 gram per ons
Alpukat (Avocado)
Selain mengandung lemak sehat, alpukat juga kaya akan serat dan berbagai vitamin penting. Buah ini sangat fleksibel dalam berbagai resep.
Kandungan serat: sekitar 7 gram per buah ukuran sedang
Dengan memperkaya menu harian dengan berbagai sumber serat ini, bukan hanya kesehatan pencernaan yang meningkat, tetapi juga kesehatan jantung, kadar gula darah, hingga rasa kenyang yang lebih optimal.
“Jangan terpaku hanya pada satu jenis makanan. Semakin bervariasi sumber serat yang Anda konsumsi, semakin baik pula manfaat yang didapatkan tubuh Anda,” tutup Haar.
Sumber Foto: Anne / Pexels.com
Baca Juga:
- Artscience Museum Dan Oceanx Mengajak Pengunjung Menjelajahi Dunia Bawah Laut Luar Biasa Yang Jarang Terlihat Oleh Manusia
- La Maison De L’Indonésie Perkuat Diplomasi Ekonomi ASEAN Lewat Kunjungan ke Rungis Market Paris
- Akselerasi Digitalisasi UMKM Banjarmasin Lewat Program Kota Masa Depan
- Grab Luncurkan Corporate Dine Out, Urusan Jamuan Makan Kantor Kini Bebas Reimburse!
- 17 Tahun Kemudian, Slank Kembali Mengoyang Panggung Java Jazz

