Tahukah Anda bahwa ada satu tindakan sederhana yang dapat membantu mengurangi rasa stres dan meningkatkan respons tubuh Anda? Minum air putih.
Asupan air yang cukup memang penting setiap hari, tetapi menjadi jauh lebih penting ketika Anda sedang stres. “Stres adalah kondisi yang kita alami ketika otak dan tubuh mencoba menghadapi tantangan, bahaya, atau ketidakpastian dengan memicu berbagai respons fisik, seperti detak jantung yang lebih cepat dan lonjakan adrenalin, untuk mempersiapkan kita bertindak,” ujar Laura Lewis Mantell, MD, dokter spesialis manajemen nyeri dan stres sekaligus pelatih pribadi dan profesional. Detak jantung yang meningkat dan lonjakan adrenalin memicu siklus stres dalam tubuh yang, seiring waktu, dapat merusak kesehatan dan bahkan dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit seperti diabetes, obesitas, dan penyakit kardiovaskular.
Hubungan Antara Stres dan Hidrasi
Hubungan antara hidrasi dan stres sudah banyak didokumentasikan. Pada dasarnya, ketika Anda mengalami dehidrasi, tubuh berada dalam kondisi stres. Sebaliknya, saat stres, otak melepaskan hormon stres yang memicu reaksi berantai respons stres di dalam tubuh. Penelitian dari University of Cincinnati yang dipublikasikan di Journal of Neuroscience menyimpulkan bahwa tingkat hidrasi menentukan seberapa baik tubuh, pikiran, emosi, dan perilaku seseorang dalam menghadapi stres. Penelitian lain yang dimuat di World Journal of Psychiatry menemukan bahwa minum air putih dapat membantu mengurangi kasus depresi dan kecemasan, dua kondisi yang berkaitan dengan stres.
“Setiap sel dalam tubuh membutuhkan air agar dapat berfungsi dengan baik,” kata Cynthia Ackrill, MD, anggota American Institute of Stress dan editor Contentment Magazine. “Otak terdiri dari 75 hingga 85 persen air, dan dehidrasi hanya sebesar 2 persen saja dapat menyebabkan kelelahan, gangguan memori, serta kesulitan berkonsentrasi dan menjaga suasana hati.”
Dr. Ackrill menjelaskan bahwa hal ini berkaitan erat dengan stres karena “penurunan setengah liter cairan tubuh dapat meningkatkan kadar kortisol (hormon utama yang dilepaskan tubuh saat stres), dan produksi kortisol jangka panjang dapat menyebabkan kelelahan adrenal.” Dalam siklus stres dan dehidrasi, sering terjadi peningkatan depresi dan kecemasan yang kemudian menambah stres pada tubuh. “Air juga dibutuhkan untuk mengubah triptofan menjadi serotonin, zat kimia alami yang membuat perasaan menjadi lebih baik,” tambahnya.
Penelitian tahun 2010 yang diterbitkan di jurnal Human Brain Mapping menemukan hubungan antara dehidrasi dan penurunan fungsi otak, yang menunjukkan bahwa “kondisi kurang minum dalam waktu lama dapat berdampak buruk pada fungsi eksekutif otak.” Selain itu, Dr. Ackrill menjelaskan bahwa “lobus frontal otak adalah pusat pengendali yang mengatur suasana hati, perhatian, fungsi kognitif, dan berbagai aktivitas tingkat tinggi lainnya—dan bagian ini paling sensitif terhadap stres.”
Bagian penting lainnya dari hubungan hidrasi dan stres adalah bahwa tubuh memerlukan air untuk menyerap nutrisi, menjaga metabolisme tetap optimal, dan memastikan oksigenasi berjalan baik. Semua fungsi ini sangat penting agar tubuh dan pikiran tetap bekerja dengan optimal.
Tips Agar Tetap Cukup Minum Air
Berikut beberapa tips dari para ahli untuk membantu Anda minum air secara teratur sepanjang hari:
1. Minum sesuai berat badan
Sebagai panduan umum, Dr. Mantell menyarankan minum sekitar ½ hingga 1 ons air untuk setiap pon berat badan. “Simpan air di meja kerja Anda dan minumlah sedikit demi sedikit sepanjang hari,” katanya.
2. Minum sebelum makan
Dr. Mantell juga menyarankan untuk minum segelas air sebelum makan, serta tetap minum saat makan. Biasakan kembali budaya makan dengan selalu menyediakan segelas air di meja makan.
3. Konsumsi makanan pedas
Ini mungkin tips yang belum pernah Anda pikirkan sebelumnya: Dr. Mantell menyarankan menambahkan lebih banyak bumbu pedas ke dalam makanan agar Anda terdorong untuk lebih sering minum air. Jika tidak terlalu suka pedas, menambahkan sedikit lada hitam juga bisa membantu.
4. Pasang pengingat
Farel Hruska, direktur pendidikan dan budaya di Chuze Fitness, menyarankan memasang pengingat setiap jam di ponsel untuk minum air. Lebih baik lagi, letakkan ponsel atau timer agak jauh sehingga Anda harus berdiri dan berjalan untuk mengambilnya.
5. Tambahkan rasa pada air
“Menambahkan rasa ke dalam air adalah cara yang menyenangkan untuk mengubah cita rasa jika Anda bosan dengan air putih biasa,” kata Hruska. Gunakan botol minum dengan infuser rasa dan nikmati kesegaran mint, lemon, stroberi, blueberry, rosemary, atau mentimun sambil tetap terhidrasi. Cara yang lebih mudah? Tambahkan sedikit jus buah agar lebih menarik.
Sumber Foto: Andrea Piacquadio / Pexels.com
Baca Juga:
- Grab Luncurkan Corporate Dine Out, Urusan Jamuan Makan Kantor Kini Bebas Reimburse!
- 17 Tahun Kemudian, Slank Kembali Mengoyang Panggung Java Jazz
- BCA Syariah Bedah Makna “Sahabat” Bersama Ivan Gunawan, Fico Loygara, dan Ustaz Halim Ambiya
- Bawa Summer Horns, Dave Koz Kembali ke Panggung Java Jazz
- “Tribute to Erros Djarot” – Musisi Lintas Generasi Rayakan Karya-Karya Sang Maestro di Java Jazz Festival 2026

