Di usia yang baru menginjak 10 tahun, Mikhayla Joanna Wibowo, siswi kelas 4 SD Tarakanita 5 Rawamangun, sudah menunjukkan bakat dan semangat di dunia seni, khususnya balet dan modeling.

Putri dari Olivia Laura dan Setyo Wibowo yang berdarah Manado–Jawa ini mulai mengenal balet sejak usia lima tahun.

Ketertarikannya muncul secara sederhana, dari kebiasaannya menonton penampilan balerina di televisi.

“Aku mulai les balet sejak umur 5 tahun karena waktu itu aku suka banget lihat gerakan balerina di TV. Mereka kelihatan anggun dan kuat,” ujarnya. Sang ibu yang melihat Mikhayla sering menari-nari di rumah kemudian mengajaknya mencoba kelas balet, dan sejak saat itu kecintaannya pada seni tari semakin berkembang.

Selain balet, Mikhayla juga mulai tertarik pada dunia modeling setelah sering menonton acara Indonesia’s Next Top Model bersama sepupunya. Ia mengaku senang melihat para model berjalan di runway dengan penuh percaya diri.

 “Aku suka lihat mereka jalan di runway dan pose-pose keren. Terus aku mulai coba-coba pose di depan kaca berjalan ala model,” kata Mikhayla. Melihat minat tersebut, ibunya pun mendorongnya untuk mengikuti kelas modeling. Dari situ, Mikhayla mulai mengikuti berbagai fashion show anak-anak dan semakin menikmati pengalaman tampil di atas panggung.

Menurut Mikhayla, balet dan modeling memiliki hubungan yang sangat erat dalam membantunya berkembang.

“Aku suka dua-duanya karena balet bikin aku lebih lentur dan kuat, dan modeling bikin aku percaya diri. Kadang aku pakai gerakan balet waktu pose di panggung, jadi rasanya nyambung banget,” tuturnya. Ia merasa kedua bidang tersebut membuatnya semakin berani tampil di depan banyak orang.

Latihan balet yang dijalaninya juga berperan penting dalam membentuk kepercayaan dirinya. Mikhayla mengungkapkan bahwa balet mengajarkannya banyak hal, mulai dari disiplin hingga ketahanan mental.

“Balet ngajarin aku buat berdiri tegak, fokus, dan nggak gampang menyerah. Itu bantu banget waktu aku tampil sebagai model, karena aku jadi lebih tenang dan percaya diri,” jelasnya. Saat merasa gugup, ia selalu mengingat latihan balet yang menuntutnya tetap tersenyum dan tampil elegan di atas panggung.

Dalam dunia modeling, Mikhayla mengaku terinspirasi oleh dua sosok dari Indonesia’s Next Top Model musim ketiga, yaitu Marella dan Iko. Ia mengagumi keberanian serta gaya unik yang mereka tampilkan.

“Aku suka Marella dan Iko karena mereka punya gaya yang unik dan berani,” katanya.

Sejumlah pengalaman panggung pun sudah ia rasakan sejak kecil. Mikhayla pernah tampil dalam pertunjukan balet yang diselenggarakan oleh Marlupi Dance Academy serta mengikuti berbagai lomba dan fashion show anak-anak.

Meski tidak selalu menang, setiap pengalaman menurutnya menjadi pelajaran berharga. Salah satu momen yang paling berkesan baginya adalah ketika ia terpilih sebagai Winner Putri dan Ratu Kebaya 2025. “Itu pengalaman yang seru dan luar biasa banget buat aku,” ungkapnya dengan antusias.

Ke depan, Mikhayla memiliki mimpi besar untuk terus berkembang di dunia seni. Ia berharap suatu hari dapat tampil di panggung yang lebih besar, baik dalam pertunjukan balet profesional maupun fashion show internasional.

“Aku pengen bisa tampil di panggung besar, kayak pertunjukan balet profesional atau fashion show internasional,” katanya. Tak hanya itu, ia juga ingin menjadi inspirasi bagi anak-anak lain yang memiliki minat di bidang seni.

“Aku juga pengen bisa jadi inspirasi buat anak-anak lain yang suka seni, supaya mereka berani coba dan nggak takut gagal,” tutup Mikhayla.

Sumber Foto: Istimewa

Baca Juga: