Teater Abnon Jakarta merayakan perjalanan kreatifnya yang ke-17 tahun melalui sebuah pertunjukan spesial bertajuk “17 Tahun Teater Abnon Berkarya”, yang digelar pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.00 WIB di Atrium Mal Kota Kasablanka, Jakarta.
Acara ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Teater Abnon sebagai wadah ekspresi seni bagi Abang None Jakarta sejak berdiri pada tahun 2009, sekaligus memperkuat perannya dalam melestarikan budaya Betawi di kalangan generasi muda melalui seni pertunjukan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam perayaan ini, sebanyak 25 Abang None Jakarta dari berbagai angkatan, wilayah, dan produksi pementasan Teater Abnon akan tampil bersama dalam satu panggung kolaboratif. Pertunjukan menghadirkan perpaduan tarian teatrikal, nyanyian, dan performa seni yang menggambarkan perjalanan karya Teater Abnon dari produksi pertamanya, Cinta Dasima (2009), hingga produksi ke-17 mendatang, Sangkala 9/10, yang akan dipentaskan pada Agustus 2026.
Sebagai pendiri dan Produser Eksekutif Teater Abnon, Maudy Koesnaedi menyampaikan kebanggaannya atas perjalanan panjang komunitas ini. “Saya sangat bangga dengan seluruh keluarga besar Teater Abnon selama 17 tahun ini—baik yang tampil di atas panggung maupun yang bekerja di balik layar. Semua memiliki peran penting dalam menjaga semangat berkarya dan melestarikan budaya kita,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Teater Abnon tidak hanya menjadi ruang pertunjukan, tetapi juga ruang pembelajaran dan pengembangan diri. “Kami berharap keikutsertaan para Abang None dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri, mengasah kemampuan seni dan budaya, serta membangun persahabatan, tali silaturahmi, dan semangat kolaborasi. Yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan apresiasi terhadap budaya Betawi, sejarah Jakarta, dan dunia kesenian secara luas,” lanjut Maudy.
Lebih lanjut, Maudy juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung perjalanan Teater Abnon sejak awal berdiri. “Kami ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung sejak awal, mulai dari masa kepemimpinan Bapak Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI Jakarta (2007–2012), hingga dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini, para sponsor, mitra, keluarga peserta, dan seluruh pendukung lainnya. Tanpa kolaborasi ini, perjalanan 17 tahun Teater Abnon tidak mungkin terwujud,” katanya.
Acara ini juga merupakan bagian dari rangkaian Jakarta Marketing Week (JMW), sebuah platform kolaboratif yang selama lebih dari 12 tahun telah bekerja sama dengan Teater Abnon dan Ikatan Abang None Jakarta (IANTA). Melalui berbagai konsep krea3f—mulai dari promosi pemilihan Abang None Jakarta, pengenalan produksi Teater Abnon, hingga menjadi ruang temu bagi calon peserta—JMW telah menjadi panggung penting yang turut mendorong eksistensi dan perkembangan Teater Abnon dalam berkarya.
Pertunjukan ini tidak hanya menjadi ajang reuni lintas generasi, tetapi juga mencerminkan semangat regenerasi dan kolaborasi yang menjadi fondasi utama Teater Abnon selama lebih dari satu dekade.
Dalam perayaan 17 tahun Teater Abnon ini, Gubernur DKI Jakarta, Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, diundang sebagai tamu kehormatan. Kehadiran beliau diharapkan menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan pengembangan seni pertunjukan di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur dijadwalkan untuk menyaksikan aksi panggung Teater Abnon, menyampaikan pesan dan kesan, serta turut mempromosikan ajang Pemilihan Abang None Jakarta 2026 yang saat ini masih membuka pendafaran hingga 29 Mei 2026.
Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi, dalam rangkaian acara ini Teater Abnon juga akan memberikan plakat penghargaan kepada berbagai pihak yang telah mendukung perjalanan dan perkembangan Teater Abnon selama 17 tahun terakhir, termasuk kepada Pendiri Mark Plus Hermawan Kertajaya, Seniman Betawi Atien Kisam dan Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renita Sari.
Acara ini juga menjadi bagian dari upaya untuk terus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Jakarta, khususnya pada subsektor seni pertunjukan, dengan menghadirkan karya yang mampu menarik minat masyarakat luas, wisatawan, serta generasi muda sebagai penerus budaya.
Dipimpin oleh tim kreatif seperti Maudy Koesnaedi (None Jakarta 1993), seniman Betawi Atien Kisam sebagai Pemimpin Prosesi Budaya, Penata Vokal & Musik Mia Ismi (Wakil 1 None Jakarta Pusat 2010), dan Penata Gerak Ufa Sofura (finalis None Jakarta Utara 2013), serta didukung oleh para seniman dan professional lain, pertunjukan ini diharapkan menjadi salah satu highlight dalam rangkaian kegiatan seni dan budaya di Jakarta Marketing Week tahun ini.
Sumber Foto: istimewa
Baca Juga:
- One B JKT Festival 2026 Angkat Budaya Betawi Lewat Seni, Kuliner dan Runway
- Boy Group K-Pop Lngshot Akan Hadir Di Nba Rising Stars Invitational
- Pesanggrahan Berpijar Hadirkan Solusi Pengelolaan Minyak Jelantah Ramah Lingkungan
- House of Tugu Old Town Jakarta Luncurkan De Tiger, Destinasi Baru Pecinta Sejarah dan Kuliner
- WtE Jadi Program Strategis Nasional, Negara Serius Tangani Sampah

