Sejak kecil Efah Aaralyn hobinya menyanyi. Karena menyadari talenta yang Tuhan berikan kepadanya, sehingga ia memutuskan untuk terjun secara serius ke dunia tarik suara.
Kariernya dimulai, saat Efah mengikuti ajang pencarian bakat “The Voice Kids Inondeisa” tahun 2017. Lalu The Voice All-Stars tahun 2022. Langkah awal ini membuatnya namanya mulai dikenal. Hingga kini, Efah telah menelurkan 5 single. “

Lagu pertama itu berjudul “Tak Mengerti” ciptaan Jeremy Poetiray, lalu lagu kedua “Menunggu Disini” ciptaan Randa Oktovandy, lagu ketiga berjudul “Wajar” Cipataan Acoy (M. Aditia Sahid) dan lagu keempat, aku ciptakan sendiri, judulnya “Crush”.
Lagu kelima adalah soundtrack film From Mama: Pesan dari Neraka, yang berjudul “Ingat – ingat Pesan Mama” ciptaan Bimbim Slank dan Kaka Slank, dan Oppie Andaresta,” ungkap Efah. “Aku bersyukur bisa tampil Festival Musik Sun Fest dan kemarin baru tampil di Monas Week,” sambungnya.

Sebagai pendatang baru, tentu saja ada saja tantangan yang Efah alami, meski begitu, ia berusaha mengeluarkan potensi yang dimilikinya dan membuat sesuatu yang beda dari yang sudah ada di industri musik Indonesia.
Lalu, siapa musisi yang menginspirasi perjalanan musik Efah? “Banyak banget, kalau dari luar negeri aku suka One Direction, Leny, Avril Lavigne, Taylor Swift, dan Ed Sheeran. Kalua Indonesia ada Tulus, dan Yura Yunita,” katanya.

Pesan apa yang ingin Efah sampaikan kepada penikmat musik Indonesia? “Terus berkarya dan buat apa yang kalian suka, selagi itu tidak merugikan orang lain. Tetap semangat, lakukan saja yang terbaik dan sisanya Tuhan yang Maha Kuasa yang akan bekerja dengan waktu-Nya,” ucapnya
Dalam 5 tahun ke depan, Efah berharap agar karya-karyanya semakin banyak didengar orang. “Saya juga ingin punya tur bahkan sampai ke luar negeri. Semoga terwujud. Doakan ya,” tutupnya.
Simak wawancara Kabari bersama Efah Aaralyn dibawah ini
Artikel ini juga dapat dibaca di Majalah Digital Kabari Edisi 217

