Kolaborasi lintas negara untuk memajukan produk-produk UMKM Indonesia digaungkan oleh dua sosok inspiratif: Inong Havelaar, penggiat ekonomi kreatif asal Indonesia yang kini menetap di California, Amerika Serikat, dan Nani Oktaviani, desainer fashion yang telah malang melintang di berbagai panggung internasional.

Inong Havelaar mengutarakan komitmennya untuk terus mempromosikan produk-produk UMKM Indonesia ke pasar Amerika. “Saya sedang mencari inspirasi bagaimana mempromosikan produk-produk UMKM Indonesia yang akan kita pasarkan di Amerika. Semoga rencana baik ini bisa terwujud,” ujarnya.

Meski menetap di luar negeri, Inong tetap aktif dalam berbagai kegiatan promosi budaya dan ekonomi Indonesia. Ia kerap mengadakan acara komunitas, pesta rakyat, hingga fashion show non-profit yang memamerkan karya desainer Tanah Air.

“Target saya jelas, agar orang-orang di Amerika tahu betapa luar biasanya karya anak bangsa Indonesia,” tutur Inong, yang juga sering terlibat sebagai EO dalam berbagai kegiatan komunitas di Los Angeles.

Salah satu desainer yang telah merasakan dukungan Inong adalah Nani Oktaviani. Nani menyebut Inong sebagai sosok yang sangat berperan dalam membuka pintu UMKM dan fashion Indonesia ke dunia internasional.

 “Kurang lebih sudah 10 tahun saya berhubungan dengan Ibu Inong. Dukungan beliau luar biasa besar bagi kami para desainer untuk memperkenalkan desain-desain yang mencerminkan karakter khas Indonesia,” ungkap Nani.

Inong sendiri tidak asing dengan dunia fashion. Sebelum pindah ke Amerika, ia pernah bergabung dengan Okky Modeling dan aktif sebagai model. Kini, ia juga mengajar teknik catwalk dan menyambut hangat para desainer Indonesia yang ingin menampilkan karya mereka di Amerika.

“Saya sangat cinta fashion. Jika ada desainer datang ke Amerika, saya sangat welcome. Sudah banyak fashion show yang kami selenggarakan di LA,” tambahnya.

Berbicara tentang strategi agar UMKM Indonesia bisa naik kelas, Inong menekankan pentingnya kualitas premium namun tetap dengan harga terjangkau. Selain itu, produk harus menyesuaikan selera dan ukuran pasar Amerika, baik dari sisi kuliner maupun fashion.

Menurutnya, respons masyarakat luar terhadap produk Indonesia sangat positif. “Mereka sangat menghargai dan bangga, bahkan warga Indonesia yang tinggal di Amerika juga menyambut produk UMKM kita dengan antusias,” ujarnya.

Artikel ini juga dapat dibaca di Majalah Digital Kabari Edisi 216

Simak wawancara Kabari bersama Inong Havelaar dan Nani Oktaviani dibawah ini