Konser tahunan Vens Club kembali digelar sebagai agenda rutin yang dinanti para murid dan orang tua. Konser yang berlangsung pada 1 Februari ini melibatkan seluruh murid Vens Club, baik murid reguler maupun murid berkebutuhan khusus (special needs).

Acara ini menjadi bukti komitmen Vens Club dalam memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk tampil dan berkembang.

Pendiri sekaligus pengajar Vens Club, Veny Lie, menjelaskan konser ini memang diadakan satu tahun sekali sebagai bagian dari program pembelajaran.

 “Konser ini bukan untuk membandingkan siapa yang pintar atau tidak. Bagi kami, semua murid berhak mendapatkan kesempatan untuk naik ke atas panggung, melatih keberanian, dan menunjukkan perkembangan mereka kepada orang tua,” ujarnya.

Seluruh peserta konser merupakan murid Vens Club dari berbagai tingkatan, mulai dari level pemula hingga lanjutan, termasuk murid special needs dan reguler.

 Mereka tampil membawakan beragam repertoar musik dengan konsep instrumen piano dan kecapi. Lagu-lagu yang dibawakan pun sangat variatif, mulai dari musik klasik, pop, hingga lagu-lagu dari berbagai negara seperti Indonesia, Barat, dan Mandarin.

Persiapan konser dilakukan jauh hari, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga pembentukan mental anak.

“Anak-anak dilatih dari hal paling dasar, seperti memberi hormat sebelum tampil, menerima tepuk tangan, hingga menjaga fokus di atas panggung. Walaupun latihan sudah maksimal, demam panggung tetap bisa terjadi, jadi peran guru sangat penting untuk membimbing mereka,” jelas Veny.

Konser ini juga mendapat apresiasi besar dari para orang tua murid. Inne, orang tua dari Jordy, mengaku bangga melihat perkembangan anaknya.

“Alhamdulillah tahun ini Jordy bisa ikut konser lagi. Walaupun masih grogi, tapi keberaniannya meningkat dan lagunya juga semakin berkembang. Kami sangat bangga,” tuturnya.

lui-konser-tahunan-vens-club-beri-kesempatan-setara-murid-tampil-di-panggung

Sementara itu, Chendy, orang tua dari Brandon, menilai progres anaknya sangat pesat.

“Ini baru konser kedua Brandon, tapi terlihat jauh lebih percaya diri dibanding konser pertama. Konser seperti ini sangat membantu menggali kepercayaan diri anak,” katanya.

Ke depan, Vens Club berharap konser ini tidak hanya menjadi ajang tahunan, tetapi juga bisa melahirkan performer-performer muda yang siap tampil di berbagai kesempatan, bahkan secara profesional.

“Tujuan akhirnya adalah melatih fokus, kepercayaan diri, dan keberanian. Siapa tahu ke depan mereka bisa tampil di hotel, lounge, atau panggung yang lebih besar,” pungkas Veny.

Para orang tua pun berharap konser Vens Club dapat terus berkelanjutan dan semakin sering digelar agar semakin banyak anak yang memiliki ruang untuk mengekspresikan bakat dan potensinya dengan penuh percaya diri.

Simak liputan kabari dibawah ini