Sebagai seorang desainer kebaya dan gaun ternama, Ayu Wulan mengungkapkan peran penting teknologi informasi dalam membangun brand-nya dari awal. Menurutnya, di era digital seperti sekarang, adaptasi terhadap perubahan adalah hal yang mutlak.
“Sejak brand saya tumbuh, teknologi informasi selalu menjadi alat utama dalam branding dan marketing, terutama untuk meningkatkan brand awareness. Sebagai pelaku industri fashion, kami sadar bahwa perubahan tidak bisa dihindari, termasuk kehadiran AI,” ujar Ayu Wulan.
Bagi Ayu, AI memberikan banyak kemudahan dalam proses kreatif, mulai dari pembuatan moodboard dasar, pengembangan konsep awal, hingga memberikan gambaran sketsa desain. Namun, ia menekankan bahwa AI hanyalah alat bantu tugas desainerlah untuk menyempurnakan dan mematangkan ide tersebut.
“Apa yang dihasilkan AI sebenarnya adalah rangkuman dari literasi yang ada di Google, bukan murni dari pemikiran kita. Justru dengan AI, kita bisa lebih mudah memfilter ide desain, apakah sudah orisinal atau sudah pernah digunakan oleh orang lain,” jelasnya.
Ayu Wulan menganggap AI bukan sebagai pesaing, melainkan sebagai mitra yang mempermudah proses kreatif..
“Dengan AI, kita bisa lebih efisien dalam mengeksplorasi ide tanpa kehilangan identitas brand. Yang terpenting adalah bagaimana kita sebagai desainer mampu membawa sentuhan personal dan inovasi ke dalam setiap karya,” tambahnya.
Sumber Foto: Istimewa
Baca Juga:
- 80% Masyarakat Indonesia Merasakan Tekanan Biaya Hidup
- Vero dan BurdaLuxury Ungkap Bagaimana Fine Dining Mewah di Asia Tenggara Membentuk Gaya Hidup melalui Studi Terbaru
- Kelainan Saluran Kemih Anak Bisa DideteksiĀ Sejak Dalam Kandungan
- 5 Cara Tingkatkan Keamanan Siber di Era Digital
- Lugia Rilis Single Baru, Memberi Cinta

