Di kaki Menara Eiffel, Paris, Indonesia akan memamerkan gastronomi, produk-produk terbaik, dan budayanya dengan tarian tradisional, peragaan busana Nusantara, dan bahkan seni bela diri Indonesia!

Village International Gastronomie adalah satu-satunya acara gastro-diplomatik international terbesar di Perancis yang didedikasikan untuk masakan tradisional dan populer dari setiap negara. Dan edisi ke-7 tahun ini akan berlangsung  daritanggal 11 sampai 14 september selama 4 hari berlokasi di bawah Menara Eiffel, tepatnya di Quai Jacques Chirac, di pinggir sungai Seine.

Setiap tahun, acara ini menyambut lebih dari 40.000 pengunjung untuk mencoba produk-produk terbaik dari setiap negara, dan mencicipi makanan tradisional dari sekitar 62 negara yang akan hadir tahun ini.

Institusi gastronomi dan kuliner daerah Perancis juga akan hadir tahun ini, dan membuat Village International Gastronomy lebih semarak dan menarik dikunjungi.

Setiap negara juga akan diberikan kesempatan untuk mempromosikan kebudayaannya lewat musik atau tarian di atas panggung selama 4 hari.

Sejak 2016, Indonesia telah aktif berpartisipasi dalam Village International de la Gastronomie, yang diwakili oleh Eka Moncarre (pendiri La Maison De L’Indonésie di Paris).

Karena Village International de la Gastronomie merupakan salah satu ajang diplomasi kuliner internasional terpenting di Perancis, yang mempromosikan seni, budaya, perdagangan, dan pariwisata melalui gastronomi.

Selama 4 hari La Maison De L’Indonésie akan mempromosikan Street-Food Indonesia, serta produk-produk terbaik Indonesia seperti kopi, cokelat, teh dan rempah-rempah. Kerajinan tangan Indonesia juga akan ditampilkan

Dengan ini program yang akan ditampilkan oleh Indonesia

Di stand La Maison De L’Indonésie setiap hari akan disediakan :

  • Street-Food Indonesia
  • Produk dan kerajinan Indonesia
  • Workshop kopi dan coklat Indonesia
  • Doorprize

Dan pada akhir pekan hari sabtu dan minggu, akan disajikan show budaya Indonesia di panggung , berkolaborasi dengan assosiasi Khatulistiwa (assosiasi budaya Indonesia di Paris yang dibentuk sejak tahun 2004 oleh Mbak Ary Drean, diaspora indonesia di Perancis) dan group Pukulan Patikaman Borneo Perancis yang akan menampilkan Silat Kalimantan.

Sabtu, 13 September pukul 15.30:

  • Tari Burung Enggang dari Dayak (Kalimantan)
  • Peragaan Busana Nusantara: Kebaya Indonesia dan kain tradisional Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia
  • Tari Medley Nusantara

Minggu, 14 September pukul 16.00:

  • Tari Lengger Sekar Melati dari Banyumas (Jawa Tengah)
  • Peragaan Busana Tenun dari Nusa Tenggara Timur (Flores/Sumba)
  • Pukulan Patikaman Borneo (Indonesia) Seni Bela Diri Kalimantan

Pengunjung Village International de la Gastronomie bukan hanya dari Perancis, tetapi juga dari seluruh penjuru dunia , karena Paris merupakan kota wisata dengan wisatawan terbesar di dunia, dan ini sangat bagus dan tepat sekali untuk mempromosikan Indonesia di international.

Semoga dengan konsistensi partisipasi Indonesia di Village International de la Gastronomie akan membuat Indonesia terkenal dan bukan hanya dikenal !

Sampai jumpa tanggal 11-14 september 2025 di Paris !

Sumber Foto: Istimewa

Baca Juga: