Mayesa Ranggita akrab disapa Anggi merupakan pemain muda bulu tangkis dari Yakin Badminton Club.
Saat ini ia duduk di bangku kelas 7 SMPN 23 Kota Bekasi, namun kecintaannya terhadap bulu tangkis sudah tertanam sejak kecil.
“Dulu waktu masih kecil awalnya aku sering main badminton di depan rumah sama ayah,” kenangnya. Dari permainan sederhana bersama sang ayah, lahirlah keseriusan yang membawanya masuk klub dan terus berlatih hingga kini.
Perjalanan awal Anggi tidak selalu mulus. Ia mengaku sempat belum fokus menjalani latihan. Namun melihat banyak atlet meraih juara justru membakar semangatnya.
“Awalnya aku belum fokus latihan, tetapi pas lihat orang–orang pada juara, aku jadi mulai fokus latihan dan jadi keterusan sampai sekarang,” ujarnya.

Cita-cita Anggi tumbuh seiring dengan pengalamannya menonton pertandingan atlet-atlet dunia. “Aku sering lihat di televisi atlet dunia keliling dunia karena ada pertandingan, dan aku pengen banget seperti mereka,” tuturnya.
Semangat itu terbukti lewat prestasi yang berhasil ia raih. Di tahun 2023, Anggi meraih juara 1 tunggal anak-anak putri dan juara 3 ganda pada Kejuaraan Kota PBSI Jakarta Timur. “Itu jadi pengalaman yang bikin aku makin percaya diri,” tambahnya.
Di balik latihan yang padat, Anggi tetap mampu membagi waktu untuk sekolah dan tugas-tugasnya.
“Aku pulang sekolah sekitar jam 3, latihan jam 5, jadi masih ada waktu istirahat dan ngerjain PR,” jelasnya. Rutinitas itu terus ia jalani dengan disiplin agar keduanya tetap seimbang.
Anggi juga memiliki idola yang menjadi inspirasinya dalam bermain. Dari Indonesia, ia mengagumi Putri Kusuma Wardani.
“Kalau lihat dia main single itu keren banget,” katanya. Sementara dari luar negeri, ia mengidolakan Chen Yufei dari China. “Tampangnya itu bagus banget pas lagi main, keliatan percaya diri,” ujarnya sambil tersenyum.

Salah satu momen paling berkesan bagi Anggi adalah pertandingan final Kejuaraan Kota PBSI Jakarta Timur 2023.
“Waktu set kedua aku ketinggalan jauh, skornya 18–7. Aku sempet mikir nggak bisa nyusul,” ceritanya. Namun Anggi tidak menyerah. Ia kembali fokus dan perlahan mengejar ketertinggalan hingga akhirnya menang dengan skor 24–22.
“Akhirnya aku selebrasi dan itu keren banget. Sampai sekarang nggak bisa lupa momen itu,” ujarnya.
Ke depan, Anggi tidak ingin buru-buru, namun juga tidak ingin berhenti mengejar mimpi. “Aku pengen fokus latihan dulu, matengin permainan biar bisa ikut kejurnas atau Olimpiade mewakili Indonesia,” ungkapnya.
Ia menyadari masih banyak yang harus diperbaiki dari tekniknya, tetapi tekadnya sudah bulat.
Simak liputan Kabari dibawah ini.
Sumber Foto: Istimewa
Baca Juga:
- “Tribute to Erros Djarot” – Musisi Lintas Generasi Rayakan Karya-Karya Sang Maestro di Java Jazz Festival 2026
- 25 Tahun Janji Suci Yovie & Nuno
- Jon Batiste Tampil Berkilau di Java Jazz Festival 2026
- Mahasiswi UIC College Rilis Lima Lagu dan Garap Soundtrack Film di Tengah Kesibukan Kuliah
- DWP2026 Kembali ke Tempatnya Semula

