Cut Bianca Shaleeta atau yang akrab disapa Kika, remaja 13 tahun asal Bandung, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Puteri Anak Indonesia 2024.

Di balik pencapaiannya, Kika mengungkapkan keikutsertaannya dalam ajang tersebut berawal dari keinginan kuat untuk mengembangkan diri, khususnya dalam mengatasi rasa pemalu yang dulu ia miliki.

“Aku mengikuti kompetisi ini karena ingin mengimprove diri aku sendiri. Dulu aku itu orangnya pemalu banget, tidak bisa berbicara di depan publik. Lewat ajang ini aku belajar bagaimana cara berbicara di depan umum dan memiliki attitude yang baik,” ujarnya.

Dalam menghadapi kompetisi yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia, Kika menekankan pentingnya persaingan yang sehat. Ia mengaku tidak menjadikan kemenangan sebagai beban utama, melainkan lebih fokus pada pengalaman dan memperluas pertemanan. “Aku tidak mengambil beban harus menang, aku ingin mencari banyak teman dan memperluas komunitas. Selama karantina aku benar-benar enjoy dan kami semua bersaing secara sehat,” katanya.

Sebelum mengikuti ajang tersebut, Kika melakukan berbagai persiapan, mulai dari latihan public speaking, pembentukan karakter dan attitude, hingga school modelling. Persiapan ini menjadi bekal penting selama masa karantina yang berlangsung selama lima hari hingga malam grand final.

Kika pun mengaku tidak menyangka saat dinobatkan sebagai pemenang. “Aku bangga sama diri aku sendiri. Banyak teman-teman lain yang lebih baik, tapi aku bisa membuktikan pada diriku yang dulu bahwa aku bisa, aku sudah tidak pemalu lagi,” ungkapnya dengan penuh haru.

Gelar Puteri Anak Indonesia 2024 juga membuka peluang baru di dunia hiburan. Kika mengaku mendapatkan berbagai tawaran endorse, iklan, hingga kesempatan menjadi host program ‘Si Bolang’. Meski demikian, ia tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. “Sekolah tetap nomor satu. Dari Senin sampai Jumat aku fokus belajar, sementara kegiatan job dan advokasi aku lakukan di akhir pekan,” jelasnya.

Selain itu, Kika juga aktif menjalankan advokasi bertajuk “Kika Peduli” yang berfokus pada lingkungan, pendidikan, budaya, dan pariwisata. Salah satu kegiatannya adalah mengunjungi yayasan kanker untuk berbagi semangat dengan anak-anak di sana. “Aku belajar untuk lebih bersyukur dan tidak sombong, karena tidak semua orang memiliki kondisi yang sama seperti kita,” tuturnya.

Untuk saat ini, Kika belum merencanakan karya khusus dalam waktu dekat karena ingin fokus melanjutkan pendidikan. Namun, semangat dan kiprahnya sebagai Puteri Anak Indonesia 2024 diharapkan terus menginspirasi generasi muda lainnya.

Simak liputan Kabari dibawah ini