San Francisco: (415) 213-7323, Los Angeles (La Habra): (562) 383-2100

Amien Rais Minta Boediono dan Sri Mulyani Mundur

Mantan Ketua MPR Amien Rais, menyatakan supaya pemerintahan segera menonaktifkan Boediono sebagai wakil presiden (mantan Gubernur BI) dan Sri Mulyani sebagai menteri keuangan. Pasalnya, terlepas terlibat atau tidak, keduanya adalah orang yang bertanggung jawab dalam pengambilan kebijakan pengucuran dana talangan Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.  Ada dugaan pengucuran dana tersebut tidak berdasarkan prosedur perbankan dan tidak memiliki dasar hukum.Amien juga meminta keduanya secara...

Read more

Ini Dia Pidato Lengkap Presiden SBY Terkait Kasus Bibit-Chandra

Seperti janjinya, Presiden menyatakan sikap pemerintah  setelah menerima laporan final Tim 8 lewat sebuah pidato yang disampaikan  Senin (23/11) malam, terkait masalah Bank Century dan kasus Bibit S. Rianto dan Chandra M. Hamzah, di Istana Negara, Jakarta.Berikut petikan lengkapnya,  "Bismillahirrahmanir rahim. Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dan saya banggakan. Dengan terl...

Read more

Kasus Pembunuhan Nasrudin, Antasari Sengaja Dijerat?

Persidangan perkara pembunuhan direktur PT. Putra Rajawali Banjaran ( PRB ) Nasrudin Zulkarnaen, yang melibatkan mantan ketua KPK Antasari Azhar memasuki babak baru. Mantan Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar (Pol) Williardi Wizard menyatakan kasus pembunuhan tersebut merupakan rekayasa untuk menjerat Antasari Azhar.Saat menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Williardi menyatakan dirinya ditekan oleh pimpinan Polri. “Jam 12.00 WIB ketika saya diperiksa, d...

Read more

Media Terima Uang Tutup Mulut Rp 250 Juta Dari Anggodo?

Keterangan mengejutkan muncul dari mulut Jaksa Agung Hendarman Supandji saat melakukan rapat kerja bersama Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/11/2009), Hendarman sempat mengungkapkan bahwa media kecipratan duit Anggodo sebesar Rp 250 juta.Di hadapan anggota dewan, Hendarman membeberkan kronologi penyerahan uang Rp 3,75 miliar dari Anggoro Widjojo melalui adiknya Anggodo Widjojo ke pimpinan KPK. Hendarman mengatakan penyerahan uang tersebut berawal saat KPK melakukan ...

Read more

Anggodo Bebas TPF Tersinggung

Pemeriksaan terhadap Anggodo Widjojo adik Anggoro Widjojo, tersangka korupsi pengadaan system komunikasi radio terpadu di Departemen Kehutanan, berakhir dramatis. Pasalnya, setelah diperiksa penyidik di Markas Besar Kepolisian RI selama hampir 19 jam, Anggodo Widjojo dibebaskan, Rabu (4/11) malam. Meskipun diduga kuat menjadi sutradara dibalik upaya kriminalisasi pimpinan KPK, berdasarkan bukti rekaman bahwa Anggodo membuat skenario suap kepada dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Riyan...

Read more

K-Video: Rekaman Lengkap Penyadapan Anggodo Oleh KPK

Dalam sidangnya Mahkamah Konstitusi (MK)  pada Selasa (3/11) telah memperdengarkan rekaman percakapan terkait dugaan ada upaya  kriminalisasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rekaman ini berisi percakapan seseorang   yang diduga Anggodo Widjojo adik kandung dari  buronan korupsi Anggoro Widjojo bersama sejumlah petinggi Polri dan Kejaksaan RI. Seluruh isi rekaman berdurasi sekitar 4,5 jam yang terdiri dari 9 bagian dintaranya terdiri membahas Kasus Masaro oleh Angg...

Read more

Bibit Dan Chandra Bebas

Akhirnya Polri mengabulkan penangguhan penahanan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah pada pukul 00.00 dini hari tadi. Sejak ditahan Polri 29 Oktober 2009, penahanan dua pimpinan KPK non aktif ini menuai banyak protes dari masyarakat.Bahkan  tak sedikit tokoh politik dan tokoh nasional yang berani pasang badan atau menjamin Bibit samad Riyanto dan Chandra M Hamzah tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.Penangguhan p...

Read more

Menteri Dapat Fasilitas Serba Wah..

Memegang jabatan publik seperti menteri sesungguhnya merupakan amanah. Amanah yang harus disertai tanggung jawab besar demi mensejahterakan rakyat. Bukan untuk memperkaya diri, kelompok atau golongan tertentu.  Dan jika para menteri itu  mengerti benar esensi amanah yang diberikan kepada mereka, mereka pasti akan merasakan takut, takut tidak bisa melaksanakan amanah itu. Bukan sebaliknya, senang, gembira, seperti dapat lotere lalu sibuk menerima ucapan selamat dari sana sini. Tak...

Read more