Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta memperkuat dukungan terhadap industri film Indonesia melalui program American Film Showcase (AFS).

Program ini menghadirkan Razi Jafri, seorang fotografer, pembuat film, dan produser dokumenter dari Detroit, ke Indonesia pada 13–23 Maret 2024. Razi akan menggelar serangkaian lokakarya, diskusi, dan pemutaran film di berbagai tempat, termasuk di @america dan American Space di Voice of Istiqlal, Jakarta.

AFS di Indonesia tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan bagi pembuat film muda, tetapi juga memperkenalkan karya-karya seperti “Hamtramck, USA” dan “Three Chaplains”. Film-film ini mengangkat tema kehidupan dan demokrasi di AS serta perjuangan rohaniwan Muslim untuk meningkatkan kebebasan beragama di militer AS.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah AS untuk mempromosikan keberagaman dan pemahaman agama melalui cerita-cerita yang menggugah. Dengan tema “Keberagaman, Demokrasi, Kemakmuran”, Kedutaan Besar AS merayakan 75 tahun hubungan AS-Indonesia.

“Atase Kebudayaan Kedutaan Besar AS di Jakarta, Emily Norris, menyatakan harapannya untuk melihat lebih banyak kolaborasi antara perusahaan film dan institusi pendidikan dalam industri kreatif,” ujar pernyataan dari kedutaan.

Selama kunjungannya, Razi Jafri akan berbagi pengalaman dan teknik bercerita film dengan pembuat film muda di Surabaya, Malang, Jakarta, Solo, dan Medan. Diskusi juga akan mencakup kontribusi komunitas Muslim di Amerika Serikat, menghadirkan perspektif yang beragam dan inspiratif bagi pembuat film Indonesia.

Razi Jafri adalah pembuat dan produser film dokumenter yang berbasis di Detroit. Salah satu proyeknya adalah “Hamtramck, USA,” yang ditayangkan perdana di festival film SXSW dan disiarkan secara nasional di Amerika Serikat pada program PBS America ReFramed. Razi memproduksi “Three Chaplains,” tentang tiga rohaniwan dan rohaniwati Muslim yang berupaya mewujudkan lebih banyak kebebasan di militer AS.

Film ini disiarkan secara nasional di Amerika Serikat pada program PBS “Independent Lense.” Ia juga merupakan produser dari film “Rouge” yang baru saja selesai, sebuah film dokumenter bergenre “Coming-of-age” (drama remaja) yang menceritakan para pelajar-atlet di salah satu klub bola basket terkaya di Amerika yang berlokasi di salah satu daerah yang paling menantang secara ekonomi dan lingkungan.

Rouge akan tayang perdana di Festival Film Internasional Cleveland 2024. Ia juga menyutradarai film “Untitled Yemeni Refugee Project” yang menceritakan seorang pengungsi yang tinggal di Korea Selatan setelah melarikan diri dari perang saudara Yaman dan perjuangannya untuk bersatu kembali dengan keluarganya di AS, yang tinggal di Michigan.

Karya Razi didukung oleh Ford Foundation, Doris Duke Foundation, Arthur Vining Davis Foundation, Center for Asian American Media (CAAM), Knight Foundation, Sundance Institute, dan lainnya. Beliau telah dianugerahi beasiswa oleh New York Foundation for the Arts (NYFA), Impact Partners, The Salzburg Global Forum, Kresge Foundation, Knight-Sundance Fellowship, Sundance Documentary Producers Lab+Fellowship, dan Sundance-Disney Fellowship. Razi memiliki gelar BS di bidang Teknik dan MFA, keduanya dari University of Michigan.

Sumber foto: id.usembassy.gov

Baca Juga