Menjadi seorang politisi bagi selebritis yang satu ini adalah panggilan hati. Dari kecil, Eva Belisima sudah bercita-cita ingin menjadi politisi. Politisi berarti yang ingin melakukan perubahan untuk negara dan masyarakat. Bukan politisi yang hanya tertidur saat sedang sidang soal rakyat.

Ya! Eva dalam sebuah kesempatan mengatakan kepada KABARI, dirinya  siap lahir dan batin menjadi politisi. Memang butuh waktu bagi Eva untuk menapaki serius. Tapi waktu mengajarkan kepantasan bahwa dirinya  layak maju ke senayan.

“Tentunya ini merupakan sebuah keputusan yang besar yang saya persiapkan secara matang, persiapannya sudah jauh-jauh hari untuk yakin dan daftar menjadi bakal calon legislatif (bacaleg)  ,” kata Eva.

Dunia politik bulan hal yang baru dirinya. Sebelumnya Eva pernah ditawari untuk masuk ke politik pada Pemilu 2019. Alih-alih, merasa belum layak, istri Karan Romana ini mengurungkan niatnya. Kini, dia melayakkan diri untuk memajukan Kalimantan Barat. Terpilih atau tidak terpilih, Eva siap lahir dan batin menerimanya. 

Lantas apa kendaraan politiknya?

Eva mengatakan dirinya adalah Bacaleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPR RI Dapil 1 yang mewakili Kabupaten Kubu Raya, kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Sambas, Kabupaten Landak, Kabupaten  Ketapang dan wilayah lainnya.

“Sebelumnya saya memilih-lilih  partai politik tetapi akhirnya pilihan saya jatuh ke partai PDIP , mudah-mudahan pilihan saya menjadi amanah dan berkah bagi semuanya. Semoga saya terus diberikan kemampuan dan ilmu pengetahuan yang cukup untuk bisa berjalan bersama-sama masyarakat Kalimantan Barat,” tutur mantan istri komedian, Kiwil ini..

Eva akan berusaha menyuarakan aspirasi masyarakat Kalimantan Barat, mulai dari  orang terpencil di pedalaman, mereka yang masih terbelakang sampai yang tidak terjangkau oleh kebijakan pemerintah.

“Saya mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya.