Desainer Wou Batik, Leny Rafael, turut ambil bagian dalam fashion show bertajuk Journey in Elysium yang digelar di Lippo Mall Kemang. Acara yang dipersembahkan oleh Funky Kebaya Community ini menjadi ruang bagi para desainer untuk menghadirkan karya yang memadukan keindahan tradisi dengan gaya modern.
Dalam kesempatan ini, Leny Rafael menampilkan koleksi bertema Gama Sundara yang berarti perjalanan indah. Inspirasi karyanya diambil dari dua kota asalnya, Solo dan Jakarta.

Dari Solo, Leny mengangkat motif truntum yang melambangkan cinta kasih tulus, sementara dari Jakarta ia menghadirkan bunga melati sebagai simbol kesucian, keanggunan, kemakmuran, kebahagiaan, serta kesederhanaan. Penyatuan kedua kota tersebut digambarkan melalui motif tampak dara dan bunga tanjung yang melambangkan keanggunan serta kewibawaan.

Mengusung gaya modern, Leny menggunakan bahan denim dengan potongan sederhana agar memudahkan styling di berbagai acara, baik formal maupun non-formal. Menurutnya, batik dengan cutting kebaya kekinian dapat membuat busana tradisional terasa lebih dekat dengan generasi masa kini.
“Filosofi koleksi ini berangkat dari perjalanan hidup manusia. Warna tanah menggambarkan asal mula kita, sedangkan biru denim melambangkan kekuatan, ketahanan, ketenangan, dan kepercayaan,” jelas Leny.

Sebagai desainer, Leny berkomitmen menjaga warisan budaya batik agar tetap relevan di era globalisasi. Ia menekankan pentingnya menciptakan karya yang bisa diterima lintas generasi, sehingga batik tetap dicintai dan dipakai di berbagai kesempatan.
“Saya berharap batik dapat menjadi pakaian wajib yang dimiliki semua generasi, sekaligus menjadi kebanggaan bangsa,” ujarnya.
Sumber Foto: Ibnu H
Baca Juga:
- Kelainan Saluran Kemih Anak Bisa Dideteksi Sejak Dalam Kandungan
- 5 Cara Tingkatkan Keamanan Siber di Era Digital
- Lugia Rilis Single Baru, Memberi Cinta
- Konferensi Fermentasi Indonesia di La Maison de l’Indonésie Paris Promosikan Warisan Gastronomi Nusantara
- Kolaborasi AstraZeneca Indonesia dan Rumah Sakit Kanker Dharmais Perkuat Diagnostik Presisi Kanker Melalui NGS

