Hati ibu mana yang tidak bangga melihat buah hatinya tumbuh berkembang dan berprestasi. Ya! Hal itulah yang dirasakan oleh Indah Brown, ibunda dari Jack dan George Brown. Bagaimana tidak, dua buah hatinya ini adalah pemain sepakbola profesional dengan prestasi gemilang di dalam dan luar negeri.

Jack Brown pernah sukses menyihir para penikmat sepak bola Indonesia, saat memperkuat Timnas Indonesia U-19 dalam program uji coba di Kroasia tahun 2020 lalu.  Sementara  George  baru-baru ini bersama timnya berhasil meraih gelar juara untuk yang kedua kalinya pada ajang GLIAC 2021 di Amerika Serikat.

Syahdan, sang bunda pun dibuat bangga. “Saya bersyukur dan very proud of him karena ini  gelar Juara GLIAC kedua selama George kuliah di Ashland University. Baru saya sadar, waktu George memilih Ashland University  atas tawaran beasiswa dari lima Universitas di AS karena Tim sepak bolanya bagus. Dan sekarang dia bisa buktikan,” kata Indah kepada KABARI.

GLIAC ini sebagai informasi merupakan kompetisi atletik antar perguruan tinggi di daerah Barat Amerika Serikat yang berafiliasi dengan Divisi II NCAA (National Collegiate Athletic Association). Dan kompetisi antar universitas ini cukup terkenal di Amerika Serikat. Sehingga, tim ataupun pemain yang meraih gelar juara di ajang ini berpotensi melanjutkan karier sepak bola pada jenjang lebih tinggi di negeri Paman Sam.

Nah, George bukan sekali ini saja berprestasi. Waktu di Dubai dirinya pernah menjadi best player dan top goal scores di Arsenal Soccer School Dubai. Dan best skill untuk Manchester United soccer School South East Asia. Di Inggris, George pernah menjadi best player untuk Hutton FC.

Kata Indah, di sekolahnya George berhasil bermain buat 1st XI (tim senior) buat Brentwood School. Brentwood School ini untuk diketahui menghasilkan banyak profesional footballers di Inggris.  Dan George juga pernah terpilih untuk bermain Tim Nasional  U-19 di Indonesia.

“Namun  yang terakhir ini tidak diambil karena bermain di Indonesia, George harus berada di Indonesia, sementara masih bersekolah di Inggris dan pada saat itu, dia juga menjelang ujian,” kata Indah.

Di tim sepakbolanya sekarang yaitu Ashland University, kemampuan olah bola George semakin terasah. Kendati posisinya sebagai seorang defender. Tetapi kata sang bunda, anaknya ini bisa disemua posisi. “Ya, George ini bisa di semua posisi,” tambahnya.

Dan bermain sepakbola di Amerika Serikat bagi George adalah kebanggaan tersendiri.  Fasilitas latihannya sangat lengkap dan bagus dan pelatih-pelatihnya mempunyai pengalaman bermain di Liga Inggris.  Pun dengan  teman-teman satu timnya yang menurutnya juga pemain bagus dari seluruh dunia.

 “Saat ini anggota timnya berasal dari AS,  Inggris,  Jepang, New Zealand, Portugal, dan negara  lainnya, jadi bisa saling sharing pengalaman,” tambahnya.

Indah mengatakan George untuk saat ini masih akan fokus ke perkuliahan yang diperkirakan selesai Desember mendatang. Apabila pendidikannya telah selesai, George Brown bakal menjajal peruntungan dengan trial ke sejumlah tim sepakbola di Amerika Serikat.

“Rencananya George akan trial di beberapa klub di AS, Eropa dan Asia “Rencananya George akan trial di beberapa klub karena kuliahnya akan selesai Desember tahun 2021 ini,” tuturnya.

Perihal kenapa kedua anaknya suka dengan sepakbola, Indah bercerita baik itu Jack dan George Brown sedari kecilnya sudah dimasukan ke beberapa cabang olahraga dan seni seperti berenang, rugby, kriket, atletik, dan piano.

Sampai akhirnya kedua anaknya memutuskan sendiri bahwa mereka mau fokus ke sepak bola. Dari George umur delapan tahun dan adiknya enam tahun, dirinya sudah mendaftarkan anak-anaknya ke Arsenal soccer school dan Machester United di Dubai.