Bagi Juliana atau yang akrab disapa Juju, Hari Pendidikan Nasional menjadi momen penting untuk mengingat bahwa setiap orang memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pendidikan dan kesempatan untuk berkembang. Sebagai Guru Kecapi, Kecapi China, dan Guzheng di Vens Club, Juju percaya musik dapat menjadi sarana untuk membangun potensi, karakter, dan semangat para siswa.

Menurut Juju, peran seorang guru bukan hanya mengajarkan kemampuan teknis bermain musik, tetapi juga memberikan dukungan dan motivasi kepada setiap murid, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan ataupun kesibukan dalam keseharian.

“Makna Hari Pendidikan Nasional bagi saya, sebagai guru musik ingin mengembangkan potensi siswa dan semua orang berhak mendapatkan pendidikan. Entah itu dengan keterbatasan atau waktu yang singkat karena kesibukan, saya sebagai guru tetap harus mendukung, membimbing, dan memberi semangat kepada mereka,” ujar Juliana.

Di momen Hari Pendidikan Nasional, Juju juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh muridnya agar tidak pernah berhenti belajar dan terus percaya pada kemampuan diri sendiri.

“Pesan saya kepada siswa di Hari Pendidikan Nasional ini, terus semangat belajar, berani menjadi versi diri kita sendiri yang terbaik, dan jangan takut salah,” katanya.

Sebagai pengajar seni musik tradisional dan modern, Juju memiliki motivasi besar untuk terus mendidik para siswanya agar waktu yang mereka gunakan untuk belajar musik bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masa depan.

“Saya termotivasi mengajar siswa kecapi supaya waktu yang mereka pakai tidak sia-sia dan mereka bisa berhasil mengharumkan nama bangsa dengan mengikuti kompetisi baik di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya.

Tidak hanya ingin melahirkan siswa yang berprestasi, Juju juga berharap murid-muridnya dapat tumbuh menjadi pribadi yang berguna bagi banyak orang dan memiliki semangat pantang menyerah dalam mengejar impian.

“Saya ingin mereka menjadi orang yang berguna dan terus semangat,” pungkas Juliana.

Simak video liputan Kabari dibawah ini: