Vens Club Music School menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendidikan musik inklusif dengan mengikutsertakan para murid, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, dalam ujian internasional ANZCA Music.
Ujian bergengsi yang berbasis di Australia ini menjadi langkah penting bagi para siswa untuk mendapatkan pengakuan kompetensi musik bertaraf dunia.

Veny Lie, Owner Vens Club Music School, menjelaskan bahwa persiapan mengikuti ujian ini dilakukan dengan sangat matang.
“Jadi kita ujian internasional ini Base on Australia kebetulan mereka mempunyai kurikulum, jadi kita bisa membaca kurikulum terlebih dahulu dan bahan-bahan apa yang harus dipelajari,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa persiapan dilakukan selama enam bulan sebelum pendaftaran.
“Dalam 6 bulan tersebut kita sudah ready baru kita mulai mendaftarkan dan disaat itu sisa waktu sebulan tinggal dipoles saja. Paling tidak 6 sampai 7 bulan mereka sudah siap untuk masuk ujiannya.”
Veny menjelaskan bahwa tujuan mengikuti ujian internasional ANZCA ini adalah membuka peluang lebih luas bagi para murid untuk melanjutkan pendidikan musik ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk ke Monash University yang mengakui sertifikat ANZCA.

“Paling tidak sertifikat ini bisa digunakan bagi mereka yang ingin bekerja di bidang music ataupun akan meneruskan di bagian music misalnya jadi composer atau performance,” tambahnya.
Lebih jauh, Veny menaruh harapan besar khususnya bagi para murid berkebutuhan khusus agar sertifikasi internasional ini dapat menjadi bekal masa depan mereka.
“Harapan saya terhadap anak special needs terutama, kalau mereka sudah bersertifikasi internasional mereka bisa gunakan untuk mencari nafkah buat diri sendiri. Musik tidak perlu komunikasi yang banyak, dan anak special needs biasanya kurang komunikasi dan sosialisasi, jadi dengan bermain piano mereka bisa perform dan menghasilkan.”
Salah satu hal unik yang sering terjadi adalah bagaimana anak-anak spesial yang awalnya sulit beradaptasi akhirnya merasa diterima.
“Sejauh ini 99% murid special needs Vens Club mendapatkan nilai di atas 90, ” pungkas Veny.
Tanggapan Orang Tua

Para orang tua murid juga menyambut gembira kesempatan berharga ini.
Ria Hardi, orang tua dari Amanda, menyampaikan rasa syukur karena putrinya dapat mengikuti ujian internasional tersebut.
“Senang dan bersyukur, serta berharap Amanda bisa terus ikut ujian selanjutnya dengan hasil yang baik,” tuturnya. Ia mengakui ada tantangan terkait mood anak yang naik turun, namun latihan rutin bersama guru sangat membantu.
Hal senada disampaikan Jenny, orang tua dari Daren.
“Perasaan saya tentu senang karena ujian ANZCA ini kita bisa mendapatkan sertifikat internasional.” Ia menyebutkan persiapan panjang yang dilakukan sejak November tahun lalu sebagai bentuk kesungguhan dalam menghadapi ujian ini.
Artikel ini juga dapat dibaca di Majalah Digital Kabari Edisi 220
Simak liputan Kabari dibawah ini

