Yummy Craft, brand kerajinan tangan yang digagas Sri Kumala Ambarwati atau akrab disapa Ambar, menghadirkan konsep unik dengan mengangkat tema kuliner nusantara ke dalam produk fashion.

Brand yang berdiri sejak 2022 ini dikenal lewat tas kanvas dengan ilustrasi menu khas Indonesia yang dipadukan dengan sentuhan etnik dan modern.

 “Yummy Craft merupakan brand yang mengangkat tema kuliner nusantara dalam bentuk kerajinan tangan yang fashionable. Produk kami bisa dipadupadankan dengan kebaya, batik, hingga busana semi formal maupun non formal,” ujar Ambar.

Beragam menu khas Indonesia dihadirkan dalam desain tas Yummy Craft, mulai dari Rendang, Lupis, Sate Ayam, hingga Mie Goreng Jawa. Tidak hanya kuliner lokal, Yummy Craft juga berani beradaptasi dengan budaya negara lain. Hal ini terlihat ketika Yummy Craft mengikuti World Expo Osaka, Jepang, pada Juli 2025.

Dalam ajang tersebut, Ambar menghadirkan tas bertema Ramen sebagai bentuk penghormatan terhadap kuliner Jepang. “Kami membawa tas kanvas dengan gambar menu Ramen yang kami kombinasikan dengan aksen batik dan bunga sakura,” katanya.

Keikutsertaan Yummy Craft di World Expo Osaka menjadi pencapaian besar bagi brand yang saat itu baru berusia tiga tahun. Ambar mengungkapkan, Yummy Craft berhasil lolos kurasi dari Kowani dan Kementerian Bappenas untuk tampil di pameran internasional bergengsi tersebut.

“Itu kehormatan luar biasa bagi kami. Tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia, tetapi juga bertukar budaya dengan masyarakat Jepang. Mereka sangat terbuka dan antusias terhadap kreativitas crafter Indonesia,” tutur Ambar.

Respons pengunjung pameran pun sangat positif. Banyak warga lokal Jepang yang penasaran dengan menu yang tergambar di tas Yummy Craft.

“Mereka bertanya ini menu apa. Saat kami jelaskan Rendang, mereka langsung mengenali karena Rendang sudah cukup terkenal di dunia. Mereka juga menyukai warna merah yang kami padukan dengan kain tenun khas Minang,” jelasnya. Dari pameran tersebut, Yummy Craft juga mendapatkan banyak insight, mulai dari pengetahuan ekspor, business matching, hingga cara pitching produk di pasar internasional.

Melalui partisipasi di World Expo Osaka, Yummy Craft membawa visi memperkenalkan kekayaan kuliner dan budaya Indonesia ke dunia.

“Target kami adalah menyampaikan keberagaman kuliner dari berbagai provinsi di Indonesia. Harapannya, ketika warga Jepang atau turis datang ke Indonesia, mereka sudah mengenal menu-menu khas nusantara,” kata Ambar.

Momen paling berkesan bagi Ambar adalah saat melihat antusiasme pengunjung terhadap tas Yummy Craft yang tidak hanya berfungsi sebagai produk fashion, tetapi juga media edukasi budaya.

“Tas ini bisa digunakan formal maupun semi formal, bahkan bisa menjadi merchandise atau souvenir antar negara. Sangat berkesan ketika kami bisa mengedukasi dan memperkenalkan budaya Indonesia, dan respons mereka sangat baik,” ujarnya.

Ke depan, Yummy Craft berencana terus mengikuti berbagai pameran internasional melalui program binaan dari sejumlah instansi. Ambar menegaskan, pihaknya akan selalu menyesuaikan desain dengan karakter negara tujuan.

“Kami akan menyesuaikan komoditi produk, seperti di Jepang kami membawa tas dengan menu Ramen. Kami ingin terus beradaptasi, sambil tetap membawa identitas budaya Indonesia,” pungkasnya.

Simak liputan Kabari dibawah ini.