Desainer mode Edita Rianti Anastasia terus membawa Edith House melangkah lebih jauh ke industri fashion dengan aktif mengikuti berbagai ajang fashion show, baik di dalam maupun luar negeri.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Edith House untuk memperkuat branding sekaligus memperkenalkan nilai wellness dan keberlanjutan yang menjadi DNA brand tersebut.

“Alasan Edith House untuk ikut fashion show tentunya kami ingin lebih meningkatkan wellness dan mengenalkan branding dari Edith House sendiri. Karena itu kami selalu berupaya tampil dengan koleksi-koleksi baru di berbagai event yang menjadi kesempatan bagi Edith House,” ujar Edita.

Sejauh ini, Edith House telah berpartisipasi dalam sejumlah fashion show lokal dan internasional. Edita mengungkapkan, keterlibatannya dalam Funky Kebaya Community membuka banyak peluang untuk tampil di berbagai acara fashion di Jakarta bersama para desainer lain. Selain itu, Edith House juga mendapat kesempatan istimewa melalui fasilitasi Yayasan Astra YDBA ( Yayasan Dharma Bhakti Astra ).

“Kami bersyukur sekali karena terpilih sebagai salah satu dari tiga UMKM yang mendapat fasilitasi untuk tampil di Fashion Nation Fashion Show di Senayan City tahun ini,” ungkapnya. Tak hanya itu, Edith House juga dipercaya untuk berkolaborasi dengan desainer lain dalam ajang Fashion Show Pasar Indonesia di Belanda.

Berbagai pengalaman berharga pun didapat dari keikutsertaan dalam fashion show tersebut. Menurut Edita, ajang ini tidak hanya menjadi ruang eksplorasi kreatif, tetapi juga sarana promosi yang efektif.

“Pengalaman yang kami dapatkan sangat banyak. Kami bisa mengeksplor karya-karya dalam berbagai tema fashion, sekaligus menjadi ajang promosi agar Edith House semakin dikenal dan menarik minat customer terhadap produk-produk kami,” jelasnya.

Edita menegaskan, fashion show memiliki peran yang sangat penting bagi perkembangan Edith House. Melalui peragaan busana, koleksi terbaru dapat langsung dilihat oleh publik dan membuka peluang hadirnya pelanggan baru.

“Fashion show sangat efektif. Setiap kali kami menampilkan koleksi baru, selalu ada customer baru yang terjaring dari koleksi-koleksi yang kami tawarkan,” katanya.

Baru-baru ini, Edith House juga meluncurkan koleksi teranyar bertajuk Dusty in the Meadow. Koleksi ini mengusung tema harmonisasi antara budaya dan keindahan alam dengan teknik ecoprint pada material denim.

“Koleksi Dusty in the Meadow menangkap esensi keindahan padang rumput yang berdebu di bawah sinar matahari senja, dipadukan dengan kearifan lokal dan keberlanjutan,” tutur Edita. Ia menambahkan, tema ini menampilkan harmonisasi tak lekang oleh waktu antara kekayaan alam dan warisan budaya melalui perpaduan teknik ecoprint yang otentik dan ketangguhan denim.

Ke depan, Edith House menargetkan langkah yang lebih besar dengan memperluas jangkauan pasar hingga tingkat internasional. Komitmen terhadap fashion ramah lingkungan pun akan terus dijaga.

“Kami berharap Edith House tidak hanya dikenal secara lokal atau nasional, tetapi juga di lingkup internasional. Kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan fashion ramah lingkungan dan mengajak masyarakat ikut peduli terhadap bumi kita,” pungkas Edita.

Simak liputan Kabari dibawah ini.

Sumber Foto: Istimewa

Baca Juga: